Petani Kabupaten Tegal Dapat Bantuan Combine Harvester, Bupati: Kita Membutuhkan Mesin Ini
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mencoba alat pertanian bantuan dari KemenTan RI-Radar Tegal-Prokompin Kab. Tegal
“Tolong dijaga, dirawat baik-baik. Bantuan ini murni untuk kesejahteraan petani kita dan semunya diberikan gratis,” tandasnya.
BACA JUGA:Pengamanan Mudik Lebaran 2025, Polres Tegal Terjunkan 700 Personel Gabungan
BACA JUGA:Warga Grobog Kulon Pangkah Serbu Pasar Murah DWP Kabupaten Tegal
Bantuan Alsintan lain dari Kementan RI
Kepala Dinas KPTan Kabupaten Tegal Agus Sukoco menjabarkan, bantuan alsintan yang akan diberikan kepada sejumlah Gapoktan ini meliputi traktor roda empat yang diterima Poktan Marga Makmur dari Desa Kebandingan dan Poktan Bendungan Desa Kaligayam.
Kemudian, traktor roda empat dan roda dua untuk Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin (UPJA) Mulya Tani asal Desa Mulyoharjo dan UPJA Jaya Lestari Mandiri dari Desa Bulakwaru. Lalu ada bantuan Combine Harvester Bimo 102 2024 yang diterima oleh Poktan Sumber Harapan asal Desa Tegalandong dan Poktan Rukun Jaya asalh Desa Pedeslohor.
Bantuan lain yang juga diberikan antara lain hand sprayer elektrik yang diterima Gapoktan Kemuning asal Desa Sangkanjaya. Pompa air untuk Poktan Pecuk asal Desa Prupuk Selatan dan Gapoktan Lestari asal Desa Bulakpacing.
Agus mengaku pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan hewan ternak seperti ayam sebanyak seribu ekor yang masing-masing 500 ekor untuk petani ternak di Desa Lebakgowah dan Desa Begawat.
BACA JUGA:Formalin dan Pewarna Tekstil pada Bahan Makanan Ditemukan, Pemkab Tegal Akan Telusuri Asal Produk
Selain itu juga ada bantuan kambing 30 ekor untuk petani ternak di Desa Cikura, benih cabai di Desa Dukuhwringin, benih jagung untuk Poktan Jata di Desa Sangkanjaya dan benih padi untuk Poktan Suka Karya Desa Pedeslohor.
Di luar ini, pihaknya menyebut telah menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah atau GPM yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur ayam dan gula produk Bulog yang dijual lebih murah dari pasaran pada Kamis 20 Maret 2024.
“Saat ini harga kebutuhan pokok di pasaran mulai naik. Sehingga GPM bisa menjadi solusi untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ungkapnya.
Produk yang dijual pada GPM ini antara lain beras SPHP dari Bulog sebanyak 700 kilogram yang dijual Rp58 ribu per lima kilogramnya. Minyak goreng 400 liter yang dijual Rp13,5 ribu per liternya, dan gula pasir 400 kilogram yang dijual Rp15,5 per kilogramnya.
BACA JUGA:1.600 Paket Sembako Murah Ludes Terjual di Bazar Ramadan Kabupaten Tegal
BACA JUGA:H-6 Lebaran 2025, Perbaikan Jalan Rusak di Kertasari Tegal Mulai Digarap DPUPR
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: