TEGAL, radartegal.com - Di kehidupan modern sekarang mencuci baju bukanlah prioritas utama bagi sebagian masyarakat, terutama kalangan milenial. Padatnya aktivitas, banyak orang yang bergantung pada jasa laundry sebagai solusi praktis untuk menghemat waktu.
Salah satu laundry di Kabupaten Tegal yang berkembang pesat yaitu Laundry Elna. Usaha ini menawarkan berbagai layanan seperti laundry kiloan, satuan, express (1 hari jadi), dry cleaning, serta antar-jemput.
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, Laundry Elna menggunakan deterjen ramah lingkungan, parfum tahan lama, dan standar pencucian yang konsisten. Dengan layanan cepat, hasil bersih, dan harga terjangkau, Laundry Elna menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang sibuk di wilayah tersebut.
Laundry Elna yang beralamat di Jl. Blanak, Kelurahan Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal dan beroperasi setiap hari pukul 08.00-20.00.
BACA JUGA: Investor Community PancaSakti Tegal, Wadah Mahasiswa Geluti Dunia Investasi
“Selain pelanggan datang langsung, sekarang bisa memesan lewat WhatsApp. Kami juga menyediakan layanan antar-jemput gratis,” ujar Ibu Nurlaelawati selaku pemilik laundry.
Layanan ini diharapkan membuat usaha semakin berkembang dan memudahkan pelanggan. Laundry Elna memiliki lokasi yang strategis karena dikelilingi perumahan, dan jalan ramai.
Usaha laundry Elna memiliki beberapa area penting: rumah pribadi, kasir, area cuci dan pengeringan, penyetrikaan, pelipatan, serta penyimpanan. Setiap harinya, beberapa tas berisi pakaian kotor terlihat mengantre di meja kasir.
Laundry Elna menetapkan harga Rp5.000/kg sebagai strategi harga murah untuk menarik pelanggan dan memperkuat posisi usaha di tengah persaingan. Tarif ini rendah dibandingkan laundry lain sekitar Rp6.000–Rp8.000/kg, sehingga menjadi keunggulan dari sisi harga.
BACA JUGA: Program Beasiswa Luar Negeri, Universitas Pancasakti Tegal Kirim Mahasiswa ke Thailand
BACA JUGA: Mahasiswa UBSI Analisis SIKS-NG di Balai Desa Ujungrusi
Namun, Laundry Elna tetap menggunakan peralatan modern seperti mesin boiler, hydro extractor, serta deterjen ramah lingkungan. Strategi ini perlu dikaji karena biaya peralatan tinggi dan ada layanan antar-jemput gratis.
Berdasarkan wawancara, biaya operasional per kilogram mencakup listrik & air ±Rp1.000/kg, deterjen & softener ±Rp800/kg, tenaga kerja ±Rp1.200/kg, transport ±Rp500–700/kg, dan penyusutan mesin ±Rp500/kg, dengan total sekitar Rp4.000–Rp4.200/kg.
Dengan tarif Rp5.000/kg, margin keuntungan hanya Rp800-Rp1.000/kg, dapat menguntungkan jika cucian harian tinggi. Jika rendah, margin ini berisiko tidak menutup biaya operasional dan penyusutan.