Gelar Tarhim di Warureja, Pemkab Tegal Singgung Nasib Pengungsi di Padasari
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal Suspriyanti serahkan bantuan pada pihak Masjid Tajul Arifin dalam kegiatan Tarhim di Warureja-radar tegal-Poto : doc. Prokompin Kab. Tegal
WARUREJA, radartegal.com – Di hari ketujuh Ramadan, Rabu 25 Februari 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal melaksanakan kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) Ramadan 1447 H di Masjid Tajul Arifin, Desa Demangharjo, Kecamatan WARUREJA. Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan Salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah serta pengajian Ramadan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan yang diikuti para pejabat struktural dan pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, unsur Forkopimda, PCNU Kabupaten Tegal, Baznas Kabupaten Tegal, Forkopimcam Warureja, serta tokoh agama dan masyarakat setempat menampakkan kuatnya harmoni antara ulama dan umaro yang terjalin. Momentum Ramadan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi, penyampaian program prioritas, sekaligus wujud kepedulian sosial pemerintah daerah kepada masyarakat.
Mewakili Bupati Tegal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal Suspriyanti menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat masyarakat Warureja. Ia menyampaikan permohonan maaf Bupati Tegal yang belum dapat hadir secara langsung karena pembagian tugas Tarhim di lokasi lain.
Suspriyanti menegaskan bahwa Tarhim bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
BACA JUGA: Tarhim di Comal, Bupati Pemalang Salurkan Bantuan untuk Warga Pecangakan
BACA JUGA: Perdana! Camat Belik Pemalang Tarhim di Mushola Baitul Hidayah Sodong Basari
“Melalui Tarhim ini, kami ingin memastikan bahwa sinergi antara ulama dan umaro terus terjalin kuat. Ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk ‘belanja masalah’, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, serta memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Di kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tegal tidak melulu berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan dimensi sosial dan spiritual masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, di antaranya pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.500 marbot masjid yang tersebar di 277 desa, serta penyaluran hibah insentif kepada 9.318 pengajar keagamaan dengan total anggaran mencapai Rp16 miliar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina umat.
Dalam suasana Ramadan yang sarat nilai kepedulian, Pemerintah Kabupaten Tegal turut menyampaikan keprihatinan dan empati mendalam kepada warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, yang terdampak musibah tanah bergerak dan memengaruhi lebih dari 2.000 jiwa. Pemerintah daerah memastikan percepatan penanganan darurat serta penyediaan hunian sementara sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Ramadan di Pengungsian Padasari Tegal: Warga Bertahan dengan Nasi Bungkus, Harapkan Bantuan Tunai
BACA JUGA: Ramadan 2026: Warga Padasari Tegal Tarawih dan Puasa di Tenda Pengungsian
Abdul Hopir, camat Warureja yang baru menjabat sejak awal Januari 2026 lalu, di kesempatan itu juga turut menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang tahim tersebut. Melalui amanah yang ia emban, Ia menyadari akan pentingnya semangat ta’liful qulub atau pendekatan hati antara pemimpin dan masyarakat, serta penguatan nilai gotong royong dalam membangun wilayah.
Kegiatan Tarhim ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Melalui kebersamaan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap semangat solidaritas dan persatuan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Tegal yang “Luwih Apik”.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


