Pemkab Brebes Berikan Insentif ke Pegiat Keagamaan di Larangan

Rabu 11-03-2026,22:30 WIB
Reporter : Dedi Sulastro
Editor : Teguh Mujiarto

BREBES, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Wakil Bupati Brebes Wurja memberikan insentif ke ratusan pegiat agama di Kecamatan Larangan, Selasa 10 Maret 2026 lalu. Total ada 886 pegiat agama di Larangan yang mendapatkan bantuan.

Wurja menyampaikan, pemberian insentif tersebut sebagai komitmen Pemkab Brebes dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pegiat agama dalam membangun Brebes yang religius dan berakhlakul karimah.

Menurutnya, penggiat agama memiliki peran yang sangat  strategis dalam kehidupan masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan dalam membina akhlak umat, membentuk karakter generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Melalui pemberian insentif ini, Pemerintah Kabupaten Brebes ingin menyampaikan rasa hormat, apresiasi, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pegiat keagamaan atas pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Jelang Hari Raya, ASN di Brebes Dilarang Terima Gratifikasi

BACA JUGA: Maksimalkan Pendapatan Daerah, Bapenda Brebes Pasang Tapping Box

Dia menambahkan, para penggiat agama di Brebes tidak dapat dinilai dengan materi. Namun, insentif yang diberikan diharapkan menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah agar para pegiat keagamaan semakin semangat dalam menjalankan tugas mulianya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Infrastruktur dapat dibangun melalui anggaran, namun karakter dan akhlak masyarakat hanya dapat dibentuk melalui pendidikan serta pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.

Wurja berharap, kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini terus diperkuat dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh pegiat keagamaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, menyebarkan pesan-pesan kedamaian, serta menangkal berbagai paham yang dapat memecah belah persatuan umat.

Kategori :