Jelang Mudik Lebaran 2026, DPRD Kabupaten Tegal Desak Perbaikan Jalan Rusak
RAPAT - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono saat memimpin rapat paripurna.-Yeri Noveli-
SLAWI, radartegal.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan percepatan perbaikan ruas jalan rusak menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H / 2026. Tingginya mobilitas kendaraan saat mudik dinilai sangat berisiko jika infrastruktur jalan masih dalam kondisi berlubang.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono, menekankan bahwa langkah cepat harus diambil mengingat curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir telah memperparah kerusakan aspal di jalur-jalur krusial.
Daftar Titik Jalan Rusak di Kabupaten Tegal
Berdasarkan tinjauan di lapangan, berikut adalah sejumlah ruas jalan yang menjadi sorotan utama karena kondisinya yang memprihatinkan:
- Kecamatan Talang: Jalan Raya Dua (Lampu merah Singkil ke arah utara hingga perempatan Tegalwangi).
- Kecamatan Kramat & Suradadi: Pertigaan lampu merah Mejasem ke arah timur hingga Kemantran. Pertigaan Desa Babakan menuju timur hingga perempatan Desa Jatibogor.
- Kecamatan Adiwerna: Jalur lampu merah Singkil menuju selatan hingga perempatan lampu merah Trayeman.
BACA JUGA: Prediksi 38 Juta Pemudik Masuk Jateng, Ketua DPRD Sumanto Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
BACA JUGA: Persiapan Mudik Lebaran: DPRD Jateng Desak Pemprov Segera Perbaiki Jalan Rusak demi Keselamatan
“Momentum mudik sudah dekat. Jalan-jalan itu akan dilewati pemudik. Jika dibiarkan rusak, tentu sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,” tegas Sugono, Rabu 11 Maret 2026.
Keluhan Warga: Lubang Jalan Terjebak Genangan
Kondisi jalan berlubang ini dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengguna jalan harian. Rohmat,38 tahun, warga Talang, menyebutkan bahwa lubang jalan sering kali tidak terlihat saat malam hari atau ketika tertutup air hujan.
“Banyak pengendara motor yang hampir jatuh. Harapannya sebelum Lebaran sudah ada perbaikan agar aman bagi pemudik yang masuk ke Tegal,” ujar Rohmat.
Respon DPUPR: Penanganan Darurat dengan Coldmix
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal Teguh, melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Waedi, menjelaskan bahwa proses pemeliharaan menyeluruh masih menunggu penyelesaian lelang pasca-Lebaran.
BACA JUGA: Warga Curhat Jalan Rusak hingga Drainase di Musrenbang Kecamatan Larangan
BACA JUGA: Awal Tahun 2026! Warga Kembali Protes Jalan Rusak di Brebes
Namun, untuk menjamin keamanan pemudik, pihak DPUPR akan melakukan penanganan darurat dalam waktu dekat.
- Metode: Penambalan lubang menggunakan material coldmix.
- Distribusi: Material akan dikirim ke seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PU se-Kabupaten Tegal.
- Jadwal: Penambalan dimulai segera setelah material tiba pekan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

