DPRD Kabupaten Tegal Minta Kanopi Pasar Trayeman Segera Diperbaiki, Jangan Tunggu Ada Korban
DIPERBAIKI - Ketua Komisi II DPRD Kab. Tegal M. Alfian Adipradana, minta kanopi pasar Trayeman segera diperbaiki (dok. Humas DPRD Kab. Tegal)--
SLAWI, radartegal.com – Peristiwa ambruknya gongsol atau bagian kanopi dari atap di Pasar Trayeman pada Selasa sore (24/02) lalu menarik perhatian Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Muhammad Alfian Adipradana. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun menurut anggota dewan dari Partai Golkar tersebut perlu segera dilakukan perbaikan agar kejadian serupa tak terulang.
Alfian menegaskan bahwa kerusakan sekecil apa pun di bangunan publik tidak boleh dianggap sepele. “Kalau tidak segera diperbaiki, ini bisa mengancam keselamatan pedagang maupun pengunjung. Jangan sampai kita bergerak setelah ada korban,” tegas Alfian, pada Senin (02/03/2026) lalu.
Alfian mengingatkan, usia bangunan pasar yang sudah lebih dari tiga dekade membuat pengawasan dan perawatan harus lebih intensif. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut bisa berdampak pada bagian bangunan lain.
“Bangunan yang rusak kalau dibiarkan bisa merembet. Apalagi Pasar Trayeman ini sudah lebih dari 30 tahun berdiri. Perlu perhatian serius agar tidak semakin rapuh,” ujarnya.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Anggota Serius Serap Aspirasi Warga
BACA JUGA: Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Ingatkan Program Saba Latar Tidak Hanya Seremoni
Pasar Trayeman itu pasar terbesar di Slawi, setiap hari menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Ribuan pedagang dan pembeli berinteraksi di dalamnya. Karena itu, Alfian menilai langkah antisipasi jauh lebih penting ketimbang penanganan setelah kejadian.
“Memang yang roboh bukan bangunan utama, tapi tetap saja ini fasilitas umum. Dinas terkait harus mengantisipasi sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.
Kanopi (gongsol) atap bagian belakang Pasar Trayeman, Slawi, Kabupaten Tegal, dilaporkan ambruk pada 24 Februari 2026 yang ditengarai akibat bangunan yang sudah tua usia bangunan yang sudah tua (dibangun sekitar tahun 1990-an) sehingga sudah rapuh. Meskipun cukup mengejutkan pedagang, namun kejadian ini tidak memakan korban jiwa atau merusak atap utama. Kerusakan tersebut juga tidak mengganggu aktifitas pedagang.
Aktivitas jual beli di pasar tersebut dikabarkan tetap berjalan normal, dengan perbaikan difokuskan pada bagian yang rusak agar tidak mengganggu operasional pasar secara keseluruhan.
BACA JUGA:.DPRD Kabupaten Tegal Terima Audiensi PKL Gajahmada Slawi
BACA JUGA: Minta Izin Berjualan, PKL Gajahmada Slawi Mengadu ke DPRD Kabupaten Tegal
Kanopi atap Pasar Trayeman Tegal ambruk pada Selasa sore, (24/02/2026) dan diidentifikasi secara detail pada Rabu pagi, 25/02/2026).
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Imam Rudy Kurnianto telah mengkonfirmasi kejadian tersebut, namun Rudy menegaskan bahwa yang roboh bukanlah atap utama bangunan pasar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

