Alat Berat TPAS Penujah Rusak, Sampah di Kabupaten Tegal Menumpuk

Kamis 19-02-2026,18:30 WIB
Reporter : Hermas Purwadi
Editor : Khikmah Wati

SLAWI, radartegal.com – Kabar mengenai ceceran sampah di berbagai titik pasar dan perumahan di Kabupaten Tegal belakangan ini akhirnya terkonfirmasi. Hal ini disebabkan oleh lumpuhnya akses masuk armada truk pengangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Penujah Kabupaten Tegal.

Penyebab utamanya adalah kerusakan pada dua unit alat berat vital, yakni ekskavator dan buldozer, yang berfungsi untuk membuat lubang pembuangan sampah sementara.

Kronologi Penutupan Sementara TPAS Penujah Kabupaten Tegal

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal Mulyanto, melalui Kepala UPTD Pengelolaan Akhir Sampah, Cholidin, membenarkan kendala teknis tersebut pada Kamis 19 Februari 2026.

"TPAS sempat tutup lantaran tumpukan sampah menghalangi jalan masuk armada. Akibatnya, truk yang sudah penuh tidak bisa membongkar muatan," ujar Cholidin.

BACA JUGA: Turun ke jalan, Hj Sri Lestari Bersihkan Jalan Raya Bojong Tegal dari Sampah Banjir

BACA JUGA: Jadi Ancaman Serius, Camat Comal Pemalang Ajak Masyarakat Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

Ia mengakui bahwa faktor usia menjadi kendala utama. Alat berat yang ada saat ini sudah terlalu tua sehingga sering mengalami kendala teknis di lapangan.

Langkah Penanganan dan Anggaran 2026

Saat ini, pihak UPTD telah melakukan upaya perbaikan darurat pada ekskavator agar bisa digunakan untuk menarik sampah di posisi atas dan membuat lubang pembuangan sementara.

Untuk mencegah kejadian serupa, Pemkab Tegal telah menyiapkan langkah strategis:

  • Sewa Alat Berat: Alokasi anggaran sewa alat berat untuk mendukung aktivitas harian.
  • Anggaran Total: Pemkab melalui DLH menganggarkan sekitar Rp4 Miliar untuk sewa alat dan pengolahan sampah.
  • Perluasan & Teknologi: Rencana perluasan lahan serta optimalisasi TPS3R.

BACA JUGA: Bikin Banjir, Warga Wadul Masalah Sampah dan Gorong-Gorong yang Tersumbat

BACA JUGA: Pemilahan dari Rumah Tangga, Bisa Atasi Problem Sampah di Karanganyar

Data Beban Sampah TPAS Penujah

Kondisi TPAS Penujah saat ini sudah masuk kategori overload. Berikut adalah data beban operasionalnya:

  • Beban Harian: 400 - 500 Ton / Hari
  • Kapasitas: Melebihi Kapasitas (Overload)
  • Masalah Utama: Alat berat tua, risiko kebakaran, lahan menjorok ke tanah warga

Kabid PLSB3 Dian Arryadi menambahkan bahwa selain perbaikan fisik, pihaknya kini mulai menerapkan teknologi penangkap gas metana untuk mengurangi risiko lingkungan dan kebakaran di area tumpukan sampah yang menggunung.

Kategori :