Krisis Air Bersih di Tegal Meluas, Warga Berharap Penanganan Rampung Secepatnya
ANTRE - Warga terdampak krisis air bersih di Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal antre air bersih bantuan dari salah satu Anggota DPRD--
TEGAL, radartegal.com - Krisis air bersih di TEGAL yang disebabkan rusaknya jaringan pipa PDAM kini semakin meluas. Wilayah yang sebelumnya tidak terdampak kini merasakan hal yang sama.
Seperti terjadi di wilayah Jalan Serayu Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. Aliran air PDAM yang sebelumnya lancar, menjadi kecil bahkan sempat terhenti pada Kamis, 19 Februari 2026 pagi.
Salah satu warga Jalan Serayu Teguh Mulyadi, 30 tahun mengatakan sebalumnya aliran air PDAM di rumahnya cukup lancar. Namun, pagi tadi sempat terhenti hingga sore hari.
"Awalnya di sini lancar-lancar saja. Tetapi tadi pagi sampai sore tidak mengalir," katanya.
BACA JUGA: Krisis Air Bersih di Tegal Masih Terjadi, Ketua DPRD Kucurkan Bantuan
BACA JUGA: Krisis Air Bersih di Tegal, DPUPR Salurkan Bantuan
Baru saat menjelang berbuka, kata Teguh, air kembali mengalir. Namun, alirannya cukup kecil. Untuk mendapatkan air dalam jumlah banyak, dirinya terpaksa menunggu cukup lama.
Hal serupa juga dialami warga di Jalan Oto Iskandar Dinata Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan. Warga di sana sudah mengalami krisis air bersih sekitar satu bulan yang lalu.
"Ini sudah berlangsung selama lebih dari sebulan Kita tentu berharap agar pihak terkait bisa melakukan penanganan secepatnya, sehingga ini tidak berlarut-larut," ujar salah satu warga di sana.
Sebelumnya, warga di sejumlah Kecamatan lainnya juga merasakan hal yang sama. Bantuan dropping air bersih digelontorkan sejumlah pihak. Mulai dari Ketua dan Anggota DPRD Kota Tegal, donatur, hingga DPUPR serta PDAM sendiri.
BACA JUGA: Jaringan PDAM Rusak, Warga di Tegal Krisis Air Bersih Sejak Akhir Januari 2026
BACA JUGA: Ribuan Warga Mengungsi, Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal Krisis Air Bersih dan MCK
Bantuan dropping air bersih seperti dilakukan Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro di enam titik di Kecamatan Tegal Barat, Rabu 18 Februari 2026. Yakni di Kelurahan Muarareja, Tegalsari dan Kraton yang merupakan daerah pemilihannya.
“Di Muarareja ada empat titik, sedangkan Tegalsari dan Kraton masing-masing satu titik,” ujar Kusnendro.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




