UPS Tegal Bawa Bawang Merah Brebes ke Forum SDGs Dunia
SDGS - UPS Tegal angkat isu bawang merah dan mangrove Brebes di workshop internasional SDGs bersama kampus Jepang dan Malaysia. -Disway Jateng/Radar Tegal Grup-
TEGAL, radartegal.com - Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui isu kearifan lokal. Kampus ini mengangkat potensi bawang merah dan kelestarian ekosistem mangrove kawasan Tegal–Brebes pada ajang The 6th Online Workshop on Sustainable Development Goals (SDGs) yang berlangsung secara daring pada 4–5 Agustus 2026.
Forum ilmiah tingkat dunia tersebut terselenggara atas kerja sama lintas negara yang melibatkan Kwansei Gakuin University (Jepang), Universiti Teknologi MARA (Malaysia), serta konsorsium perguruan tinggi ternama Indonesia seperti Undip, Unpad, Unsoed, dan UPS Tegal.
Fokus Pengentasan Kelaparan dan Ekosistem Lingkungan
Mengusung tema utama "Life Below Water and Life on Land", forum global ini berfokus pada langkah nyata pencapaian target pembangunan berkelanjutan. Pembahasan berpusat pada perlindungan ekosistem laut (SDGs 14), pelestarian ekosistem darat (SDGs 15), serta upaya pengentasan kelaparan (SDGs 2).
BACA JUGA:UPS Gelar Workshop Penyusunan SOP Layanan Inklusif untuk Pengembangan Call Center 112 Berbasis Video
BACA JUGA:Hebat, Program Studi Pendidikan Ekonomi UPS Raih Akreditasi Unggul
Dalam kesempatan tersebut, delegasi UPS Tegal memaparkan gagasannya melalui makalah berjudul "The Green and Blue Heritage of Tegal–Brebes: Shallots, Mangroves, and Sustainable Futures".
Presentasi ini menyoroti integrasi potensi komoditas bawang merah dan konservasi kawasan pesisir guna mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah pesisir Jawa Tengah.
Sinergi Mahasiswa Lintas Fakultas dan Dosen Pembimbing
Perwakilan UPS Tegal dalam ajang ini terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan. Mereka adalah Agus Fadil dan M. Rizky Maulana dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Ayu Anggita Dwi Novianti, Azzahra Risky Meynar, dan Amanda Rahma Huwaida dari FKIP.
Para mahasiswa tersebut didampingi oleh dua dosen pembimbing, yaitu Anggara Mahardika, Ph.D. dan Dr. Mobinta Kusuma. Kolaborasi multidisiplin ini menjadi bukti nyata keseriusan akademisi daerah dalam menjawab tantangan iklim dan pangan global.
BACA JUGA:UPS Resmi Tutup Summer Camp 2026, Perkuat Jejaring Internasional Lewat Pertukaran Budaya
Strategi Memperkuat Reputasi Kampus di Kancah Global
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UPS Tegal, Dr. Noor Zuhry, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tim delegasi. Ia menilai keterlibatan ini sebagai bagian dari agenda strategis untuk meningkatkan eksistensi dan reputasi akademik kampus di tingkat internasional.
"Partisipasi ini jadi langkah strategis memperkuat reputasi UPS Tegal. Mahasiswa tak hanya menimba ilmu dan jaringan internasional, tetapi juga menjadi duta yang mengenalkan potensi daerah ke tingkat dunia," ujar Noor Zuhry.
Keterlibatan aktif mahasiswa lintas disiplin ini menegaskan komitmen UPS Tegal dalam mendorong kolaborasi global. Ke depan, pihak universitas berencana terus memperluas jejaring kerja sama riset dan program akademik dengan berbagai perguruan tinggi mancanegara.
Ringkasan Cepat
- Kegiatan: UPS Tegal berpartisipasi dalam The 6th Online Workshop on Sustainable Development Goals (SDGs) pada 4–5 Agustus 2026.
- Isu Utama: Mengangkat potensi lokal bawang merah dan konservasi mangrove Tegal–Brebes untuk mendukung SDGs 2, 14, dan 15.
- Penyelenggara: Kolaborasi Kwansei Gakuin University (Jepang), Universiti Teknologi MARA (Malaysia), serta konsorsium kampus Indonesia (UPS Tegal, Undip, Unpad, Unsoed).
- Delegasi: 5 mahasiswa (FPIK dan FKIP) didampingi 2 dosen pembimbing (Anggara Mahardika, Ph.D. & Dr. Mobinta Kusuma).
FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan
Apa judul papper yang dibawakan UPS Tegal pada workshop SDGs ke-6?
- Delegasi UPS Tegal membawakan presentasi berjudul "The Green and Blue Heritage of Tegal–Brebes: Shallots, Mangroves, and Sustainable Futures" yang membahas komoditas bawang merah dan konservasi ekosistem mangrove.
Siapa saja institusi yang terlibat dalam forum SDGs internasional ini?
- Forum diselenggarakan oleh Kwansei Gakuin University dari Jepang, Universiti Teknologi MARA dari Malaysia, serta konsorsium universitas Indonesia yang mencakup UPS Tegal, Undip, Unpad, dan Unsoed.
Apa target SDGs yang menjadi fokus utama dalam forum ini?
- Forum fokus pada tiga target utama Sustainable Development Goals, yaitu pengentasan kelaparan (SDGs 2), perlindungan ekosistem laut (SDGs 14), dan pelestarian ekosistem darat (SDGs 15).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

