Bencana Angin Kencang di Pecabean Tegal, Satu KK Terpaksa Mengungsi

Bencana Angin Kencang di Pecabean Tegal, Satu KK Terpaksa Mengungsi

ASESMENT - Tim PMI Kabupaten Tegal melakukan asesmen rumah warga yang dilanda angin kencang di Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Rabu (7/1/2026).-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

SLAWI, radartegal.com – Bencana angin kencang melanda Desa Pecabean Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Rabu, 7 Januari 2026. Sedikitnya 3 rumah warga di RT 11 RW 04 rusak akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu.

Bahkan satu keluarga terpaksa mengungsi karena kondisi rumah rusak berat akibat diterjang angin kencang yang melanda Desa Pecabean Tegal.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Iman Sisworo mengatakan, angin kencang datang secara tiba-tiba saat cuaca mendung.

“Angin kencang terjadi sekitar pukul dua siang. Hembusannya cukup keras sehingga mengakibatkan atap rumah warga terangkat dan terbawa angin,” ujar Iman.

BACA JUGA:Lolos Seleksi, Siswa SMKN 1 Adiwerna Kabupaten Tegal Dapat Pelatihan Intensif Perpipaan

BACA JUGA:Tiga Hari, 299 Siswa SMPIT LH Slawi Kabupaten Tegal Ikuti Penguatan Karakter

Tiga rumah yang terdampak, masing-masing milik Hermanto (40) dan Darniasih (41) dengan jumlah penghuni empat jiwa.

Lalu, rumah Koisah (60) dan Warni (80) yang dihuni dua jiwa, serta rumah Muhlisin (38) dan Khomisah (32) dengan lima jiwa. 

Dari ketiga rumah tersebut, satu kepala keluarga yang beranggotakan empat jiwa harus mengungsi sementara karena seluruh atap rumahnya rusak dan tidak dapat ditempati.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerusakan cukup signifikan, terutama pada bagian atap. Saat ini kerugian materi masih dalam proses pendataan,” jelas Iman.

BACA JUGA:Bantuan TJSL Perhutani, Kelompok Tani dan Pondok Pesantren Brebes dan Tegal Terima Rp50 Juta

BACA JUGA:150 Kapal Nelayan Padati Pelabuhan Tegal, Ternyata Ini Penyebabnya

Iman menambahkan, saat ini kebutuhan mendesak bagi warga terdampak adalah material bangunan berupa asbes dan kayu untuk memperbaiki atap rumah. PMI bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.

“Kami sudah turun ke lokasi bersama Polsek Pangkah, BPBD Kabupaten Tegal, serta dibantu masyarakat setempat untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait