Banjir Rob di Tegal Rendam 15 Titik di Dua Kecamatan, Pemkot Gelar Rakor
Rakor penanganan banjir rob di Tegal--
TEGAL, radartegal.com - Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar rapat koordinasi penanganan banjir rob yang dilaksanakan di ruang Adipura Kompleks Balai Kota TEGAL, Rabu 2 Juli 2025 siang. Pada kesempatan itu, dihadirkan sejumlah narasumber.
Kegiatan rakor dibuka secara langsung Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan dihadiri Ketua DPRD Kusnendro, Ketua Komisi III DPRD Sutari dan anggota. Sementara peserta rakor terdiri dari akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan unsur lainnya.
Dalam laporannya, Kepala DPUPR Heru Prasetya mengatakan banjir rob di Kota Tegal menggenangi 15 titik yang tersebar di 4 kelurahan di kecamatan Tegal Barat dan Tegal Timur. Empat kelurahan tersebut, yakni Muarareja, Tegalsari, Panggung, dan Mintaragen.
"Keempat wilayah itu, secara geografis berbatasan dengan laut Jawa. Sehingga, terdampak banjir rob," katanya.
BACA JUGA: Banjir Rob di Brebes Rendam Tiga Desa di Kecamatan Losari
BACA JUGA: Pascabanjir Rob di Tasikrejo Ulujami Pemalang, TNI-Polri dan Warga Bersih-bersih Sampah
Menurut Heru, berdasarkan data dari pusat pengendalian dan operasi penanggulangan bencana (pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kelurahan Muarareja, rob merendam Jalan Brawijaya RT 4 RW 2. Kemudian di jalan kemiri 1, 2, 3, dan 5 di RT 5 RW 3 serta Jalan Muaraanyar.
"Sementara di kelurahan Tegalsari, air rob merendam Jalan Kesatrian, RE Martadinata dan Seram. Di Kelurahan Panggung merendam Jalan Timor Timur, Adonara, Pantai Pulo Kodok dan Batamsari. Adapun di Kelurahan Mintaragen, banjir rob merendam Jalan Pulau Rote dan Gang Pasir Agung," ungkapnya.
Heru menyebut, banjir rob di Kota Tegal yang merendam 15 titik tersebut, ketinggiannya bervariasi, antara 15 sampai 30 sentimeter. Itu, menyebabkan ruas jalan terendam dan mengganggu aktivitas masyarakat.
"Di beberapa tempat, fasilitas pendidikan, umum dan ibadah turut terendam banjir. Karenanya, tujuan dilaksanakan rakor kali ini untuk bersama sama bersinergi, antara Pemerintah Kota Tegal, Provinsi dan Pemerintah Pusat secara menyeluruh dalam penanganan rob," terangnya.
BACA JUGA: Ulujami Pemalang Banjir Rob, Pemkab dan Pemprov Jateng Bersinergi Lakukan Ini
Heru juga berharap para pihak yang terkait diharapkan dapat pula berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan dampak rob. Karenanya, penanganan butuh kerja sama lintas sektoral.
Pemkot Usulkan Anggaran Penanganan Banjir Rob di Tegal
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya mengatakan berdasarkan data yang ada, Kelurahan yang terdampak cukup signifikan banjir rob, yakni Kelurahan Muarareja dengan luas 47,48 hektare (ha), Tegalsari 34,45 ha, Mintaragen 31,04 ha) dan Panggung (20,07 ha).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


