Bongkar Mitos Kembar Mayang Pengantin, Benarkah Bisa Bawa Sial Kalau Rusak?

Bongkar Mitos Kembar Mayang Pengantin, Benarkah Bisa Bawa Sial Kalau Rusak?

Mitos Kembar Mayang Pengantin--

Radartegal.com - Dalam pernikahan adat Jawa, kembar mayang kerap menjadi perhatian karena bentuknya yang unik dan selalu tampil sepasang. Terbuat dari janur (daun kelapa muda) yang dirangkai secara artistik, mitos kembar mayang tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sarat akan makna simbolis dan nilai tradisional yang kuat.

Banyak orang Jawa masih mempercayai mitos kembar mayang ini memiliki kekuatan spiritual yang mampu menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Tak heran jika keberadaannya dianggap sakral, bahkan ada mitos bahwa kembar mayang yang rusak sebelum prosesi bisa membawa pertanda buruk.

Namun di balik mitos kembar mayang tersebut, kembar mayang sejatinya menyimpan filosofi mendalam tentang kehidupan pernikahan. Mulai dari harapan akan kesetiaan, keseimbangan, hingga doa akan keturunan dan keberkahan. 

Tradisi ini menjadi bagian penting dari warisan budaya Jawa yang masih lestari hingga kini. Dalam artikel Radartegal berikut, kami mengulas makna di balik mitos kembar mayang dalam pernikahan.

BACA JUGA:Cek Fakta Mitos Minum Air Es Bikin Gemuk Badan

BACA JUGA:Mitos Puake, si Penunggu Sungai Kapuas yang Amat Sakti

Makna Kembar Mayang dalam Pernikahan

Kembar mayang merupakan bentuk karangan bunga yang biasanya hadir dalam acara sakral dalam kebudayaan Jawa. Seperti yang disebutkan sebelumnya, kembar mayang dibuat dari janur dan bunga pinang. 

Kembar mayang biasanya diletakkan bersama potongan batang pohon pisang atau gedebog untuk menopangnya. Selain itu, buah pisang juga akan disusun rapi di sekitar kembar mayang sebagai satu kesatuan. 

Nurul Istiqomah, Sardjono, dan Endang Waryanti dalam jurnal Semdikjar 5 (2022) menyebut bahwa ada makna filosofis dibalik penempatan kembar mayang dalam pernikahan. 

Makna filosofis itu adalah 'podo karepe, podo pikire, podo katresnane, lan podo sekabehane'. Makna filosofis itu merupakan harapan agar kedua mempelai memiliki kesamaan tujuan, kesamaan pemikiran, sama-sama cinta. 

BACA JUGA:5 Sungai di Indonesia dengan Mitos dan Legenda Unik Terkenal

BACA JUGA:Mitos Gunung Rajabasa, 4 Kisah Mistis yang Tak Terungkap!

Selain itu, penempatan batang pohon pada kembar mayang juga dimaknai sebagai kehidupan yang langgeng, panjang umur, dan abadi hingga maut memisahkan. Ini juga merupakan doa bagi pengantin laki-laki agar selalu bisa berdiri kokoh untuk menjadi cagak (penopang) kehidupan keluarganya. 

Sementara itu, bagian janur kembar mayang berwarna kuning juga menggambarkan bahwa kehidupan pernikahan harusnya selalu cerah dan bahagia. 

Mitos Fakta Kembar Mayang Pengantin

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: