Cek Fakta Mitos Minum Air Es Bikin Gemuk Badan

Cek Fakta Mitos Minum Air Es Bikin Gemuk Badan

Cek fakta mitos minum air es--

radartegal.com - Apa saja mitos minum air es? Di tengah tren hidup sehat dan gaya hidup sadar kalori, masih banyak beredar informasi yang simpang siur mengenai kebiasaan sehari-hari, salah satunya soal minum air es

Banyak orang yang menghindari air dingin karena dianggap sebagai penyebab naiknya berat badan. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan justru menyesatkan jika tidak ditelusuri secara ilmiah

Berikut ini Radartegal.com akan membongkar fakta di balik mitos minum air es bisa membuat gemuk, lengkap dengan bukti medis dan sumber terpercaya. Simak penjelasan lebih lanjut di artikel berikut ini.

Mitos minum air es

Air Es Tidak Mengandung Kalori

Pertama-tama, penting untuk dipahami bahwa air es tidak memiliki kalori. Baik dalam bentuk suhu ruangan maupun dingin, air murni tidak mengandung lemak, karbohidrat, protein, maupun gula yang bisa memicu kenaikan berat badan.

BACA JUGA: Mitos Puake, si Penunggu Sungai Kapuas yang Amat Sakti

BACA JUGA: 5 Sungai di Indonesia dengan Mitos dan Legenda Unik Terkenal

Berat badan naik ketika seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dibakar tubuh, bukan karena suhu dari minuman itu sendiri.

Menurut U.S. Department of Agriculture (USDA), segelas air putih, baik dingin maupun panas, memiliki 0 kalori 1. Maka, jika Anda hanya mengonsumsi air es tanpa tambahan apa pun, tidak ada alasan fisiologis yang membuatnya menjadi penyebab kegemukan.

Justru Membakar Kalori Saat Dicerna

Yang mengejutkan, tubuh justru membakar sedikit kalori saat mengonsumsi air dingin. Hal ini terjadi karena tubuh perlu menyesuaikan suhu air dengan suhu internal tubuh, yang berkisar di angka 37 derajat Celsius.

Dalam proses ini, tubuh memanfaatkan energi untuk menaikkan suhu air dingin, dan energi yang digunakan itulah yang membakar kalori, walau jumlahnya tidak signifikan.

BACA JUGA: Mitos Gunung Rajabasa, 4 Kisah Mistis yang Tak Terungkap!

BACA JUGA: Mengungkap Fakta Mitos Seputar Serangan Jantung yang Perlu Diluruskan

Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, minum 500 ml air dapat meningkatkan pembakaran kalori sebesar 24% selama sekitar satu jam setelah dikonsumsi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: