Diduga Minta Jatah Parkir, Oknum Anggota DPRD Brebes Didemo Warga
--
BREBES, radartegal.com - Sekelompok warga di Kabupaten BREBES menggeruduk gedung Anggota DPRD BREBES, Senin 28 April 2025. Kedatangan mereka tidak lain memprotes adanya oknum Anggota DPRD BREBES yang juga ketua salah satu Organisasi Massa (Ormas) karena diduga meminta jatah parkir dengan intimidasi ke pengelola minimarket.
Pendemo tiba di Gedung DPRD Brebes sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di gedung DPRD Brebes, mereka langsung membentangkan sejumlah poster yang bertuliskan tuntutan, dan berorasi.
Selain memprotes tindakan oknum anggota DPRD Brebes berinisial AA ini, mereka juga memberikan dukungan moril terhadap pengelola minimarket.
Mereka mendesak agar DPRD Brebes, khususnya Badan Kehormatan (BK), untuk mengusut tuntas kasus yang sudah viral di media sosial dan telah dilaporkan ke BK.
BACA JUGA: Demo Kadesnya yang Diduga Korupsi, Warga Balaradin Geruduk Kantor Bupati Tegal
BACA JUGA: Petani Cimohong Brebes Demo Pabrik Garmen, Tuntut Ganti Rugi Selama 7 Tahun
"Kami datang untuk mendukung dan memberikan dukungan moril kepada pemilik minimarket agar mengusut tuntas kasus ini," ujar salah satu pendemo saat berorasi.
Sementara itu, di waktu bersamaan BK DPRD Brebes juga tengah melakukan rapat tertutup dengan pelapor terkait adanya pengaduan oknum DPRD minta jatah parkir tersebut. Rapat memintai keterangan itu, dilaksanakan di ruang BK DPRD Brebes, dan berlangsung tertutup.
Pemilik Minimarket Aristianto Zamzami yang juga pelapor mengungkapkan, tindakan oknum DPRD itu, terjadi pada Maret lalu, atau sebelum Lebaran. Lokasi minimarket itu berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tonjong, Brebes.
Peristiwanya berawal dari permintaan pengelolaan parkir yang diajukan ormas, yang diketua oknum anggota DPRD tersebut. Kemudian, yang bersangkutan menjapri melalui pesan WA.

--
BACA JUGA: Digeruduk Warga dengan 12 Tuntutan Saat Demo, Pemdes Sitanggal Brebes Bilang Begini
BACA JUGA: Didemo Warganya untuk Mundur, Ini Jawaban Kades di Kabupaten Tegal
Bahkan, ada voice note yang menyebutkan yang bersangkutan ini tidak hanya ketua Ormas, tetapi juga Anggota Komisi III DPRD Brebes. Melalui pesan WA itu, muncul intimidasi hingga fitnah ke pihaknya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

