Jajanan Pasar Langka Tegal, Masih Ada yang Jual?

Kamis 01-10-2026,15:45 WIB
Reporter : Qurotul Faizah
Editor : Khikmah Wati

Jalabia juga memiliki bentuk khas menyerupai donat dengan lubang tengah. Bahan utamanya antara lain tepung ketan dan kelapa.

Keduanya memperlihatkan variasi kudapan berbasis bahan sederhana masyarakat dahulu. Berikut empat karakter yang membedakan keduanya:

1. Gempol berbentuk bulat dan bercita rasa manis-gurih.

BACA JUGA: 3 Daftar Jajanan Khas Tegal yang Jarang Diketahui Wisatawan

BACA JUGA: 5 Jajanan Khas Purwokerto yang Enak Bikin Lidah Bergoyang, Harga Murah Meriah!

2. Gempol biasanya disajikan dengan kuah santan.

3. Jalabia menggunakan tepung ketan dan kelapa.

4. Jalabia memiliki lubang pada bagian tengahnya.

Keberadaan panganan tersebut memperlihatkan luasnya warisan kuliner masyarakat Tegal. Tidak semua jajanan lama mempunyai jalur distribusi seluas produk modern.

4. Pasar Slumpring Menjadi Ruang Pelestarian Kuliner

Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Bumijawa, Kabupaten Tegal, menawarkan suasana berbeda. Pasar tersebut menghadirkan berbagai makanan tradisional dalam lingkungan yang bernuansa pedesaan.

Radar Tegal sebelumnya mencatat pasar tersebut buka setiap Minggu. Pengunjung juga menggunakan koin bambu sebagai bagian dari pengalaman bertransaksi.

BACA JUGA: Rute Wisata Kuliner Tegal Sehari, Ini Urutan yang Praktis

BACA JUGA: Kuliner Tegal Selain Tahu Aci, Ada Makanan Apa yang Layak Dicoba?

Sejumlah panganan seperti awul-awul, blendung, dan gemblong pernah tersedia. Secara ringkas, berikut empat daya tarik pasar tersebut:

1. Berlokasi di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa.

2. Menghadirkan berbagai makanan tradisional.

Kategori :