Pelajar SMP di Tegal Diduga Dianiaya Tiga Orang Hingga Trauma

Senin 11-05-2026,11:45 WIB
Reporter : Teguh Mujiarto
Editor : Teguh Mujiarto

TEGAL, radartegal.com - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tegal NK, 13 tahun diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang. Korban yang saat ini duduk di bangku kelas 7 itu dianiaya di GOR Tegal Selatan pada 8 Mei 2026 hingga mengalami luka-luka dan trauma.

Pihak keluarga yang tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu pun akhirnya melaporkannya ke pihak Kepolisian. Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan jajaran Satreskrim Polres Tegal Kota.

Kuasa hukum keluarga korban Adi Jefry Hermanto menuturkan peristiwa itu bermula saat korban dan salah satu pelaku terlibat saling ejek lewat WhatsApp. Selanjutnya, korban dan pelaku janjian untuk bertemu di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pura Kusuma.

"Pelaku ternyata tidak datang sendirian. Karena situasi di TMP ramai, aetelah bertemu, korban kemudian di giring ke GOR Tegal Selatan," katanya.

BACA JUGA: Managernya Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pemilik Cafe di Tegal Laporkan Oknum LSM

BACA JUGA: Bantah Ada Penganiayaan, Warga Desa Brekat Sebut Kades Terbentur Sendiri

Sesampainya di lokasi kejadian, kata Jefri, korban dan salah satu pelaku terlibat duel, namun pelaku terdesak. Dua rekan terduga pelaku kemudian maju dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam hampir di sekujur tubuhnya. Korban juga mengalami trauma dan sampai hari ini belum berani keluar," ujarnya.

Jefri menambahkan pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian. Pihaknya berharap para pelaku dapat segera ditindak.

Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Husen saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Kades Brekat Tegal Resmi Lapor Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan oleh Warga

BACA JUGA: Video Tawuran Pelajar di Tegal Viral di Medsos, Polisi Gercep Lakukan Hal Ini

"Benar, kami telah menerima laporan kejadian itu. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Kasat Reskrim.

Dalam kejadian itu, imbuh Kasat, ada tiga orang terduga pelaku. Yakni, A, N dan M yang masing-masing merupakan warga Kota Tegal. 

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal (Disdikbud) telah melakukan sejumlah upaya menyikapi kejadian itu. Antara lain, mendatangi sekolah dan menjenguk korban.

Kategori :