Mangkal di Tiap Simpang Perkotaan, Keberadaan Pengemis di Brebes Dikeluhkan

Mangkal di Tiap Simpang Perkotaan, Keberadaan Pengemis di Brebes Dikeluhkan

DIKELUHKAN - Keberadaan pengemis di Brebes mulai dikeluhkan--

BREBES, radartegal.com - Sejumlah titik lampu merah di tiap persimpangan di wilayah Perkotaan Brebes didapati orang peminta-minta. Tiap lampu traffic light menyala merah, mereka beraksi dengan berkeliling menghampiri tiap pengendara yang berhenti. 

Baik pengendara sepeda motor maupun mobil. Mirisnya, di antara mereka, terdapat peminta yang masih berusia anak. 

Pantauan pada Senin 11 Mei 2026 siang, di simpang Gedung Nasional Jalan Protokol Jendral Soedirman, seorang gadis kecil terpantau meminta-minta kepada para pengendara. Dengan polosnya, gadis kecil ini menghampiri tiap pengendara dan langsung menengadahkan tangannya. 

Di simpang Islamic Center Brebes, didapati seorang perempuan paruh baya yang mengenakan daster, bertopi ala petani dan bermasker juga terpantau meminta-minta kepada para pengendara. Dengan menenteng gelas plastik, ia menghampiri dan menyodorkannya kepada para pengendara. 

BACA JUGA: Pengamen dan Pengemis Menjamur di Tegal, DPRD Pertanyakan Perda Nomor 9 Tahun 2018

BACA JUGA: Viral! Video Pelecehan Verbal Pengamen di Brebes

Di simpang Jalan Proklamasi menuju Kantor Pemkab Brebes, didapati peminta-minta yang berkostum badut dan terpantau setiap hari berada di lokasi tersebut. Dengan menenteng kaleng bekas biskuit, badut ini pun menghampiri tiap pengendara yang berhenti dan menyodorkan kaleng tersebut. 

Di simpang Alun-alun Brebes, didapati pria paruh baya yang mengenakan kursi roda dan membawa kantong plastik untuk meminta-minta. Pria dengan keterbatasan fisik ini tiap hari terpantau di lokasi tersebut. Selain membawa kantong plastik, pria ini juga kadang membawa speaker dan melantunkan lagu religi. Di lokasi ini, juga kerapkali ditemui dua remaja yang yang mengenakan kostum kartun. 

Pengendara yang kerap melintas di wilayah perkotaan Brebes mengaku resah dengan maraknya peminta-minta yang mangkal di tiap titik persimpangan lampu merah. Dia berharap, di lokasi-lokasi tersebut bisa lebih steril dan bebas dari kelompok orang gelandangan dan pengemis. 

"Tiap berhenti di lampu merah, pasti ada yang minta-minta. Di Simpang Gedung Nasional malah sering ada gadis kecil yang meminta-minta," kata Hasim, seorang pengendara mobil. 

BACA JUGA: Dua Pengamen di Tegal Curi Motor yang Terparkir di depan Rumah

BACA JUGA: Pemkab Brebes Gelar Penilaian dan Evaluasi Lomba Desa 2026

Pengendara lain, Nur Aini mengaku resah dengan keberadaan pengemis yang tiap hari mangkal di persimpangan Jalan Protokol Kota Brebes. Pekerja swasta yang tiap hari melintas di wilayah perkotaan ini menyebutkan bahwa keberadaan mereka membuat resah para pengendara. "Tiap hari pasti ada yang mangkal dan orangnya itu itu saja," katanya. 

Sementara itu, Kepala Satpol PP Brebes, Caridah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya kerap menggelar patroli dan mengamankan para pengemis tersebut. Usai dirazia, di tiap titik persimpangan itu steril dan tidak ada lagi keberadaannya. Namun pekan berikutnya, mereka kembali mangkal di tiap persimpangan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: