Persiapan Mudik Lebaran: DPRD Jateng Desak Pemprov Segera Perbaiki Jalan Rusak demi Keselamatan

Minggu 08-02-2026,12:07 WIB
Reporter : Khikmah Wati
Editor : Khikmah Wati

radartegal.com– Menjelang bulan suci Ramadhan dan musim mudik Idul Fitri 2026, Ketua DPRD Jawa Tengah memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah serta pemerintah kabupaten/kota. Fokus utamanya adalah percepatan perbaikan jalan rusak dan berlubang di seluruh wilayah Jateng.

Sebagai daerah tujuan utama sekaligus titik lelah bagi para pemudik nasional, kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah menjadi kunci keselamatan bagi jutaan orang yang akan melintas.

Prioritas Keselamatan Pemudik: "Zero Jeglongan"

Ketua DPRD Jateng menekankan bahwa perbaikan jalan minimal berupa penambalan lubang (patching) harus segera dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik luar kota yang belum menguasai medan.

"Jateng ini menjadi tujuan dan titik lelah pemudik. Jalan berlubang sangat membahayakan, terutama bagi mereka yang belum mengenal kondisi jalan di sini," ujarnya dalam keterangan resmi.

BACA JUGA: Warga Curhat Jalan Rusak hingga Drainase di Musrenbang Kecamatan Larangan

BACA JUGA: Awal Tahun 2026! Warga Kembali Protes Jalan Rusak di Brebes

Ketua DPRD yang juga politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, perbaikan darurat perlu diprioritaskan di:

  • Jalur Pantura (Pantai Utara)
  • Jalur Selatan
  • Jalur Penghubung Antar-Kabupaten/Kota.

Strategi Pemprov: Pemetaan Jalur Rawan Laka

Selain perbaikan fisik, DPRD meminta Pemprov Jateng melakukan pemetaan titik rawan kerusakan yang sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Pemasangan rambu peringatan tambahan juga dinilai mendesak untuk memberi arahan bagi para pengguna jalan saat arus mudik memuncak.

Respons Gubernur: Target Satu Bulan Sebelum Lebaran

Menanggapi desakan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, mengakui bahwa curah hujan ekstrem belakangan ini menjadi penyebab utama meningkatnya jumlah jalan berlubang. Ia pun telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng untuk segera bertindak.

BACA JUGA: Warga Sidaharja Tegal Keluhkan Jalan Rusak dan Minim PJU, Srikandi DPRD Janji Begini

BACA JUGA: Jalan Rusak Parah, Warga Brebes Lakukan Swadaya Perbaikan Bersama Anggota DPRD

Gubernur menetapkan target ambisius: Jawa Tengah harus bebas lubang (Zero Potholes) sebelum bulan puasa berakhir.

Instruksi Gubernur untuk Dinas PUPR:

  1. Evaluasi Terintegrasi: Melakukan koordinasi antara Dinas PU Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk membagi tanggung jawab perbaikan.
  2. Pemetaan Status Jalan: Memperjelas penanganan antara jalan nasional, provinsi, dan kabupaten.
  3. Bebas Komplain: Memastikan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat lokal maupun pemudik terkait infrastruktur jalan.
Kategori :