Gubernur Jateng Temui Pengungsi Tanah Bergerak di Tegal, Segera Siapkan Huntara

Gubernur Jateng Temui Pengungsi Tanah Bergerak di Tegal, Segera Siapkan Huntara

TEMUI WARGA - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui warga terdampak bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin rapat koordinasi darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait di Posko Terpadu Kesehatan, Desa Padasari, Kabupaten TEGAL, Rabu, 4 Februari 2026. Pada kesempatan itu, dirinya memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten TEGAL tidak hanya pada fase tanggap darurat.

Menurutnya, penanganan juga dilakukan hingga pemulihan jangka panjang dan relokasi warga terdampak ke hunian yang layak dan aman. Selanjutnya, Gubernur menginstruksikan agar sesegera mungkin disiapkan hunian sementara untuk pengungsi. 

“Saya minta seluruh unsur siaga. Harus ada langkah antisipasi dan pencegahan. Jangan sampai ada kejadian susulan yang tidak ter-cover,” katanya.

Luthfi juga menekankan, pemenuhan kebutuhan warga terdampak tidak boleh bersifat sementara. Pemerintah harus menyiapkan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap (huntap) secara terencana.

BACA JUGA: Update Tanah Bergerak Padasari Tegal: 104 Rumah Terdampak, Masa Tanggap Darurat 14 Hari

BACA JUGA: Bencana Tanah Bergerak Jatinegara Tegal: 526 Santri Ponpes Al-Adalah Terancam, 80 Rumah Warga Rusak

“Kita tidak bisa hanya memberi bantuan lalu selesai. Semua yang membutuhkan huntara dan huntap harus dibackup,” ujarnya.

Gubernur menegaskan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga benar-benar terpenuhi. Daerah mana yang terkena bencana harus terpenuhi kebutuhannya. 

"Hari ini di Tegal, semua harus cukup. Mulai dapur, sekolah, dan kebutuhan lainnya,” kata Ahmad Luthfi.

Selain aspek kemanusiaan, kata Gubernur, dirinya juga meminta percepatan penanganan infrastruktur terdampak. Melalui koordinasi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Tengah dengan pemerintah kabupaten.

BACA JUGA: Bencana Tanah Bergerak di Kajen Kabupaten Tegal, Bupati Bujuk Warga Terdampak untuk Relokasi

BACA JUGA: Akses Bojong-Jatinegara Terhambat Tanah Bergerak, BPBD Kabupaten Tegal Imbau Warga Waspada

“Jalan dan jembatan itu prioritas. Kalau ada jembatan yang putus, dalam satu minggu harus clear, minimal tiga hari sudah tertangani,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: