Persiapan Mudik Lebaran: DPRD Jateng Desak Pemprov Segera Perbaiki Jalan Rusak demi Keselamatan
INSTRUKSI- Menjelang bulan suci Ramadhan dan musim mudik Idul Fitri 2026, Ketua DPRD Jawa Tengah memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah serta pemerintah kabupaten/kota untuk percepatan perbaikan jalan rusak dan berluba-ISTIMEWA-
radartegal.com– Menjelang bulan suci Ramadhan dan musim mudik Idul Fitri 2026, Ketua DPRD Jawa Tengah memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah serta pemerintah kabupaten/kota. Fokus utamanya adalah percepatan perbaikan jalan rusak dan berlubang di seluruh wilayah Jateng.
Sebagai daerah tujuan utama sekaligus titik lelah bagi para pemudik nasional, kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah menjadi kunci keselamatan bagi jutaan orang yang akan melintas.
Prioritas Keselamatan Pemudik: "Zero Jeglongan"
Ketua DPRD Jateng menekankan bahwa perbaikan jalan minimal berupa penambalan lubang (patching) harus segera dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik luar kota yang belum menguasai medan.
"Jateng ini menjadi tujuan dan titik lelah pemudik. Jalan berlubang sangat membahayakan, terutama bagi mereka yang belum mengenal kondisi jalan di sini," ujarnya dalam keterangan resmi.
BACA JUGA: Warga Curhat Jalan Rusak hingga Drainase di Musrenbang Kecamatan Larangan
BACA JUGA: Awal Tahun 2026! Warga Kembali Protes Jalan Rusak di Brebes
Ketua DPRD yang juga politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, perbaikan darurat perlu diprioritaskan di:
- Jalur Pantura (Pantai Utara)
- Jalur Selatan
- Jalur Penghubung Antar-Kabupaten/Kota.
Strategi Pemprov: Pemetaan Jalur Rawan Laka
Selain perbaikan fisik, DPRD meminta Pemprov Jateng melakukan pemetaan titik rawan kerusakan yang sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Pemasangan rambu peringatan tambahan juga dinilai mendesak untuk memberi arahan bagi para pengguna jalan saat arus mudik memuncak.
Respons Gubernur: Target Satu Bulan Sebelum Lebaran
Menanggapi desakan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, mengakui bahwa curah hujan ekstrem belakangan ini menjadi penyebab utama meningkatnya jumlah jalan berlubang. Ia pun telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng untuk segera bertindak.
BACA JUGA: Warga Sidaharja Tegal Keluhkan Jalan Rusak dan Minim PJU, Srikandi DPRD Janji Begini
BACA JUGA: Jalan Rusak Parah, Warga Brebes Lakukan Swadaya Perbaikan Bersama Anggota DPRD
Gubernur menetapkan target ambisius: Jawa Tengah harus bebas lubang (Zero Potholes) sebelum bulan puasa berakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


