Pasca Kebakaran Terminal Adiwerna Tegal, Dinas Perhubungan Bakal Tata Ulang Pedagang

Jumat 23-01-2026,13:09 WIB
Reporter : Hermas Purwadi
Editor : Khikmah Wati

ADIWERNA, radartegal.com- Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Sub Terminal Adiwerna, Desa Pesarean RT 12/RW 04, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, pada Jumat 23 Januari 2026 pagi. Pasca insiden tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal berencana menata ulang pedagang yang berada di sana.

Dampak dan Kerugian Belasan Kios Loakan

Berdasarkan pendataan sementara, dari total 17 kios yang ada di area tersebut, sebanyak 13 kios ludes terbakar. Dugaan sementara, kerugian akibat kebakaran di Terminal Adiwerna Tegal tersebut mencapai ratusan juta.

Pasca-insiden ini, Dinas Perhubungan berencana melakukan penataan ulang dan pembinaan kepada para pedagang.

"Ke depan, penataan pedagang pasar loak di Sub Terminal Adiwerna akan tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Kami juga akan memberikan pembinaan kepada seluruh pelaku usaha di terminal untuk lebih menjaga keamanan dan keselamatan guna mencegah kebakaran di masa depan," ungkap Kasi Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Haris mewakili Kepala Dinas Perhubungan Elliya Hidayah SIP MM.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Terminal Adiwerna Tegal Hanguskan Belasan Kios: Kerugian Capai Ratusan Juta

BACA JUGA: 3 Armada Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Pasar Loak Terminal Adiwerna 

Menurutnya, armada tiba di lokasi pada pukul 05.35 WIB. Petugas melakukan pemadaman dan pengendalian api secara intensif.

"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.30 WIB," jelas Haris.

Sebanyak 13 kios pasar loak dilaporkan ludes dilalap api, yang diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Kronologi Munculnya Kobaran Api

Menurut keterangan saksi mata, Bani Adam, 45 tahun, kepulan asap mulai terlihat dari celah atap kios sekitar pukul 05.10 WIB, sesaat setelah ia melaksanakan salat subuh.

BACA JUGA: Geger Pasar Loak Terminal Adiwerna Tegal Kebakaran

BACA JUGA: Rumah Roboh dan Kebakaran Terjadi Lagi, PMI Kabupaten Tegal Pastikan Bantuan Sampai ke Korban

"Saya sempat mendekat untuk memastikan apa yang terjadi. Hal itu juga disaksikan oleh salah satu sopir bus Dewi Sri yang ada di lokasi," ungkap Bani.

Bani sempat berusaha mematikan sumber listrik utama di warung kopi terdekat, namun warung tersebut masih dalam kondisi tertutup. Tak lama kemudian, situasi mencekam terjadi saat terdengar dentuman keras dari arah kios yang terbakar.

"Saya mendengar dentuman keras dari tiga tabung gas. Kuat dugaan api muncul dari kabel jaringan listrik yang diobrak-abrik luwak pandan yang sering berkeliaran di sini," tambahnya.

Kategori :