Sekembalinya dari kamar mandi, kata Kasatreskrim, korban melontarkan ucapan yang menyinggung pelaku. Sehingga pelaku marah dan langsung melakukan menusuk korban.
BACA JUGA:BREAKING NEWS! Perempuan di Tegal Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Depan Tempat Kos
BACA JUGA:Terima Audiensi Aliansi Masyarakat, BK DPRD Kota Tegal Tegaskan Bekerja Sesuai Aturan
"Saat itu, korban mengatakan baru satu kali kok tidak memuaskan. Pelaku langsung marah dan akhirnya melakukan penganiayaan," ujarnya.
Korban kemudian berteriak meminta tolong sambil menggedor pintu kamar yang berada di sebelahnya dan lari keluar kos. Hingga sampai di depan, korban lemas akhirnya meninggal karena kehabisan darah.
"Sementara pelaku, usai menganiaya korban langsung ketakutan dan tak berani keluar. Sebab, sudah banyak warga yang berada di luar kos," terangnya.
Menurut Kasatreskrim, dari hasil pemeriksaan diketahui korban mengalami luka tusuk sebanyak 7 di bagian tubuhnya. Itulah, yang mengakibatkan korban kehabisan darah.
BACA JUGA:Endus Kandungan Narkotika dalam Liquid Vape, BNN Kota Tegal Lakukan Uji Laboratorium
BACA JUGA:Manfaatkan DBHCHT, Dinsos Kabupaten Tegal Bantu Petani dan Buruh Rokok
"Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Junto pasal 351 ayat (3) dengan ancaman 7 tahun ," terangnya.
Dari kejadian itu, imbuh Kasatreskrim, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, pisau yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.
"Pisau itu memang dibawa pelaku untuk berjaga-jaga. Mengingat profesi pelaku sebagai pengantar obat-obatan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan sebuah tempat kos tepatnya di Jalan Brantas Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Rabu 27 Agustus 2025 sore.
BACA JUGA:Bernilai Miliaran, 2 Proyek Besar di Kawasan GOR Trisanja Kabupaten Tegal Tahun Ini Digarap
BACA JUGA:Warga Perbaiki Jalan Secara Swadaya, Anggota DPRD Kota Tegal Bilang Begini
Diduga perempuan itu meninggal akibat dihabisi nyawanya pelaku yang belum diketahui identitasnya. Jazad korban sendiri saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan otopsi.