Krisis Air Bersih di Tegal, DPUPR Salurkan Bantuan
KRISIS - Warga terdampak krisis air bersih di Tegal tengah antre air bersih--
TEGAL, radartegal.com - Kondisi krisis air bersih dirasakan hampir di semua wilayah di Kota TEGAL. Itu, menyusul terhentinya aliran air PDAM akibat belum selesainya perbaikan jaringan yang rusak karena bencana alam.
Terkait itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal menggelontorkan bantuan air bersih. Seperti yang dilakukan pada Selasa, 17 Februari 2026 siang.
Plt. Kepala DPUPR Kota Tegal Heru Prasetya mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sejak Senin, 16 Februari 2026 kemarin. Bantuan disalurkan di dua tim yang mengirimkan air untuk Kelurahan Muarareja, RW13 Kelurahan Panggung, Kelurahan Bandung dan Kelurahan Debong Kidul.
"Kita, mulai menyalurkan bantuan air bersih sejak kemarin. Ada dua titik, Muarareja pagi, Panggung siangnya, lanjut Kelurahan Bandung dan Kelurahan Debong Kidul sampai malam," katanya.
BACA JUGA: Jaringan PDAM Rusak, Warga di Tegal Krisis Air Bersih Sejak Akhir Januari 2026
BACA JUGA: Ribuan Warga Mengungsi, Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal Krisis Air Bersih dan MCK
Hari ini, kata Heru, tim satu ke RW 1 Kelurahan Sumpang dan RW 3 Kelurahan Krandon. Untuk tim dua, ke Kelurahan Tunon dan Debong Tengah.
"Permintaan banyak, seperti yang sudah masuk ada dari Jalan Batam, Kelurahan Panggung dan Kelurahan Kraton," ujarnya.
Heru menambahkan, untuk bantuan air bersih yang disalurkan per titik sekitar 8.000 liter. Untuk suplai airnya dari Water Ledeng PDAM dan warga tidak dipungut biaya alias gratis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


