Capaian Indeks Bisnis UMKM BRI Meningkat, Kinerja Terus Tumbuh dan Tetap Optimis

Senin 02-06-2025,18:49 WIB
Reporter : Teguh Mujiarto
Editor : Teguh Mujiarto

Komponen Indeks Situasi Sekarang (ISS) naik 0,2 poin menjadi 93,7, sementara Indeks Ekspektasi (IE) melemah -1,2 poin menjadi 134,5. IE yang melemah sejalan dengan ekspektasi terbatasnya ekspansi bisnis UMKM pada Q2-2025.

“Seiring dengan membaiknya kondisi bisnis UMKM di Q1-2025 dan ekspektasi yang masih positif ke depan, pelaku UMKM tetap memberi penilaian tinggi. Utamanya, terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas utamanya," kata Hendy. 

Hal ini tecermin pada Indeks Kepercayaan pelaku UMKM kepada Pemerintah (IKP) Q1-2025 yang tetap berada pada level yang tinggi (125,9). Semua komponen penyusunnya tetap bertahan diatas level 100, meski sedikit terkoreksi dari kuartal sebelumnya.

BACA JUGA: Komitmen Ambil Peran Pembinaan Generasi Muda, BRI Dukung Garuda Futsal League Series 3

BACA JUGA: Lewat Skema Pembiayaan dengan PELNI, BRI Komitmen Perkuat Ekosistem Maritim

Pebisnis UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan pemerintah menciptakan rasa aman dan tenteram (indeks terkait 144,4). Serta menyediakan dan merawat infrastruktur (indeks terkait 137,1). 

Sedangkan penilaian terendah diberikan oleh pelaku UMKM terhadap kemampuan pemerintah menstabilkan harga barang dan jasa. Dengan level indeksnya tetap di atas 100 (indeks terkait 111,5). 

“Hal ini terkait daya beli masyarakat yang belum pulih dan tingginya harga barang input di sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan yang berpotensi menggerus keuntungan pelaku usaha”, tambah Hendy.

Metodologi Survei                         

Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM Bank Rakyat Indonesia dilaksanakan oleh BRI Research Institute pada 25 Maret-13 April 2025. Survei ini melibatkan 7.060 responden, yang merupakan debitur UMKM BRI dari berbagai sektor ekonomi dan tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA: Kembangkan Bisnis Makanan Olahan Berbasis Kelor, Pengusaha Wanita di Sleman Manfaatkan KUR BRI

BACA JUGA: BRI Umumkan 45 Jurnalis Penerima Beasiswa S2 Fellowship Journalism 2025, Ini Daftarnya

Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified systematic random sampling. Sehingga hasil survei ini dapat merepresentasikan keberagaman sektor usaha, wilayah provinsi, dan skala usaha dari pelaku UMKM.

Adapun, informasi yang dikumpulkan dalam survei ini adalah persepsi pelaku usaha UMKM terhadap perkembangan dan prospek perekonomian secara umum, sektor usaha responden serta perkembangan dan proyeksi kinerja usaha responden. Informasi ini digunakan untuk menyusun Indeks Bisnis UMKM (IB), Indeks Sentimen Bisnis (ISB) serta Indeks Kepercayaan Pelaku (IKP) usaha UMKM kepada pemerintah. 

Indeks-indeks itu melengkapi indeks serupa yang disusun Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik di mana surveinya dilakukan terhadap pelaku usaha kategori menengah dan besar. Di samping itu juga dikumpulkan informasi mengenai kondisi usaha responden untuk keperluan monitoring dan sekaligus menjadi Early Warning System (EWS) terhadap keberlangsungan usaha debitur UMKM.

Dalam survei, responden diminta menjawab sejumlah pertanyaan yang mencerminkan persepsi mereka terhadap perkembangan dan prospek usaha. Untuk setiap pertanyaan, responden dapat memberikan salah satu dari tiga pilihan jawaban, yaitu positif (lebih tinggi atau lebih baik), negatif (lebih rendah atau lebih buruk), atau netral (sama saja atau tetap). 

BACA JUGA: Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun, Jadi yang Terbesar di Indonesia

Kategori :