Kirab Gotong Toa Pe Kong Meriahkan Perayaan Imlek di Tegal
KIRAB - Wali Kota dan Forkopimda meriahkan kirab Toa Pe Kong perayaan Imlek di Tegal--
TEGAL, radartegal.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi di Kota TEGAL dimeriahkan dengan kirab Toa Pe Kong. Wali Kota TEGAL Dedy Yon Supriyono beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut memeriahkan pembukaan kegiatan yang digelar di Klenteng Tek Hay Kiong, Senin, 2 Maret 2026.
Wali Kota bersama Forkopimda bahkan ikut mengarak Toa Pe Kong hingga ke pelabuhan. Itu, dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat Tionghoa yang telah mengakar kuat di Kota Tegal.
Dalam sambutannya Dedy Yon menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada umat yang merayakan Imlek. Dirinya berharap agar tahun ini dapat memberikan keberkahan bagi semuanya.
“Atas nama Pemerintah Kota Tegal dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kebahagiaan, kesehatan, kesuksesan, serta kedamaian bagi kita semua,” ujarnya.
BACA JUGA: Kirab Gunungan Hasil Bumi Hari Jadi ke-451 Pemalang Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya
BACA JUGA: Jelang Imlek 2026, Jajaran Forkopimcam Comal Pemalang Gotong Royong Bersihkan Klenteng
Dedy Yon mengatakan, Klenteng Tek Hay Kiong bukan hanya tempat ibadah. Tetapi juga simbol sejarah dan keberagaman Kota Tegal.
Bahkan, keberadaannya menjadi bagian dari warisan budaya yang memperkaya identitas kota. Sekaligus mencerminkan nilai toleransi dan persatuan.
“Kirab Gotong Toa Pe Kong adalah tradisi luhur yang sarat nilai spiritual, budaya, dan kebersamaan. Momentum ini menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kebaikan sekaligus mempererat persaudaraan antar masyarakat,” ujarnya.
Dedy Yon juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Tri Dharma Tegal, pengurus Klenteng Tek Hay Kiong. Beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik.
BACA JUGA: Imlek Masih Sebulan Lagi, Produsen Kue Keranjang di Tegal Mulai Berproduksi
BACA JUGA: Cuti Bersama Imlek, Kantor Kecamatan Petarukan Pemalang Tutup Layanan 16–17 Februari
Dirinya menilai, dedikasi mereka sebagai wujud kecintaan terhadap budaya. Sekaligus komitmen menjaga keharmonisan sosial.
"Pemerintah Kota Tegal berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan seluruh elemen masyarakat. Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya persatuan, harmoni sosial, dan pelestarian budaya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

