“BPBD bersama tim SATGAS-PB sedang melakukan assessment di lapangan. Kami imbau warga untuk tetap waspada karena cuaca saat ini tidak menentu, sedang masa peralihan dari musim hujan ke kemarau,” ujarnya.
BACA JUGA:Berendam Air Panas, Lansia di Brebes Meninggal Dunia
BACA JUGA:DPRD Brebes Gelar Rapat Paripurna LPj Bupati APBD 2024
Saat ini, untuk warga yang terdampak sudah dilakukan pendataan. Beberapa kebutuhan mendesak seperti logistik, tenda, dan alat berat sudah mulai disiapkan untuk mendukung penanganan darurat.
BPBD Kabupaten Brebes juga telah mengaktifkan koordinasi lintas sektor, termasuk melibatkan Pemdes, TNI, dan unsur Kecamatan Sirampog. Upaya tanggap darurat dilakukan secara gotong royong demi keselamatan warga.
Warga yang tinggal di wilayah rawan longsor diimbau agar tidak lengah dan segera melapor jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan, suara gemuruh, atau pohon miring.
“Kami utamakan keselamatan warga. Semua harus tetap siaga menghadapi kemungkinan terburuk,” tutur Rismanto, Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Brebes.