Radartegal.com- Rencana pemanfaatan masjid di sepanjang jalur mudik sebagai posko alternatif 24 jam bagi para pemudik Idul Fitri 1446 H diusulkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK terkait rencana mudik Lebaran 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
"Hal ini penting untuk mengurangi kepadatan di rest area atau SPBU, yang sering kali menjadi titik kemacetan akibat keterbatasan fasilitas," jelasnya dikutip dari web Kemenag RI, Sabtu 8 Maret 2025.
BACA JUGA: Jelang Arus Mudik, Takaran Pengisian BBM SPBU di Tegal Dicek
BACA JUGA: Jelang Arus Mudik 2025 di Tegal, Apel Siaga Satgas Quick Respon Diapelkan
Menurutnya, dalam menghadapi arus mudik, Kementerian Agama akan berkoordinasi dengan berbagai pihak.
"Salah satu kebijakan yang akan diusulkan adalah membuka masjid di sepanjang jalur mudik selama 24 jam," ungkap Menag.
Dengan adanya kebijakan ini, Menag berharap para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman di masjid tanpa harus menumpuk di rest area.
Menag menambahkan, masjid yang dijadikan sebagai posko pemudik akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti toilet bersih dan tempat wudhu.
BACA JUGA: Sambut Arus Mudik Nanti, Rekayasa Jalan Bakal Diterapkan di Brebes
BACA JUGA: Pasar Tumpah di Pantura Brebes Berpotensi Picu Macet Saat Arus Mudik
Jika memungkinkan, masjid juga akan menyediakan air minum serta makanan untuk berbuka puasa bagi pemudik yang sedang dalam perjalanan.
Lebih lanjut, Menag mengusulkan adanya rambu-rambu petunjuk arah menuju masjid di sepanjang jalur mudik.