Naik 9,4 Persen, 9.272 Penumpang Mudik ke Kabupaten Tegal saat Nataru

Naik 9,4 Persen, 9.272 Penumpang Mudik ke Kabupaten Tegal saat Nataru

PENUMPANG NATARU - Kasi Angkutan Terminal Dishub Kabupaten Tegal merinci lonjakan penumpang nataru 2025-2026.-Hermas Purwadi-

SLAWI, radartegal.com- Naik 9,4 persen, sebanyak 9.272 penumpang mudik ke Kabupaten Tegal saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumlah tersebut merupakan jumlah pemudik yang menggunakan transportasi umum Bus Antar Kota Antar Provinsi di 3 simpul transportasi (Terminal Dukuhsalam, Adiwerna Dan Yomani), dari Periode 18 Desember 2025  sampai 5 Januari 2026.

"Kedatangan tercatat sebanyak 9.272 penumpang, meningkat 9,4% dari tahun 2024," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal Elliya Hidayah SIP MM melalui Kasi Angkutan Terminal Agill Suprayogi, Selasa 6 Januari 2026. 

Sejalan dengan berakhirnya libur nataru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal melakukan analisa dan evaluasi angkutan terminal masa angkautan nataru 2025.nMasa angkutan nataru sendiri dilakukan mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Puncak arus mudik kedatangan di 3 simpul transportasi (terminal) baik di Dukuhsalam, Yomanio dan Adiwerna, terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 875 penuimpang.

BACA JUGA: Tembus 79.167 Jiwa, Kunjungan Wisata Kota Tegal Naik Signifikan Sepanjang Libur Nataru

BACA JUGA: 4.074 Penumpang Berangkat ke Luar Kota dari Stasiun Tegal di Hari Terakhir Libur Nataru

"Untuk puncak arus balik kedatangan di 3 simpul transportasi terminal terjadi di tanggal 4 Januari 2025 dengan total  1.174 penumpang perhari," terangnya.

Untuk keberangkatan tercatat sebanyak 8.094 penumpang meningkat 14,1 % dari Periode Nataru Tahun 2024.

"Armada yang disiapkan untuk masa Nataru sebanyak 61 bus AKAP dan 11 bus cadangan untuk antisipasi lonjakan penumpang, terutama pada saat arus mudik dan balik Nataru," tambahnya.

Sehingga total bus AKAP yang disiapkan sebanyak 72 Bus AKAP, 193 AKDP, dan 234  angkutan pedesaan/ perbatasan. Armada yang disiapkan harus berizin  dan memenuhi persyaratan teknis laik jalan.

BACA JUGA: Tidak Layak Jalan, 2 Bus Pariwisata di Kabupaten Tegal Dilarang Beroperasi

BACA JUGA: Guci Banjir, Angka Kunjungan Wisata Libur Nataru ke Kabupaten Tegal Turun

"Untuk tarif periode Nataru tidak ada kenaikan, dengan tetap menggunakan tarif normal berkisar Rp120.000,00 – Rp140.000,00," tambahnya.

Pihaknya menyatakan secara umum penyelenggaraan Operasi Nataru 2025 di terminal berjalan dengan aman dan kondusif. Meskipun ada beberapa catatan dari penumpang meliputi perbaikan sarana ruang tunggu penumpang, fasilitas toilet dan kenyamanan fasilitas parkir di lingkungan terminal. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: