Aset yang disita bisa berupa tanah, bangunan, atau barang berharga lainnya.
Hal ini akan merugikan Anda karena tidak hanya gagal memenuhi kewajiban pembayaran, tetapi juga kehilangan aset yang sudah dijaminkan.
BACA JUGA: Jarang Diketahui! Ini Konsekuensi Keterlambatan Pembayaran Angsuran KUR BRI 2025
BACA JUGA: Pinjaman Mulai dari Rp1 Juta hingga Rp50 Juta, Cek Cicilan dan Angsuran KUR BRI 2025
4. Hubungan dengan Bank Bisa Terganggu
Tidak membayar cicilan KUR secara rutin dan tepat waktu dapat merusak hubungan Anda dengan pihak bank.
Bank mungkin akan menarik fasilitas lainnya, dan Anda akan kesulitan untuk mendapatkan pinjaman lagi di masa depan.
Hubungan yang buruk dengan bank juga dapat mempengaruhi reputasi usaha Anda, terutama jika Anda membutuhkan dukungan keuangan untuk berkembang.
5. Reputasi Usaha Bisa Tercemar
Keterlambatan pembayaran cicilan atau gagal bayar akan memberikan dampak negatif terhadap reputasi usaha Anda.
Hal ini dapat merusak kepercayaan pelanggan, mitra bisnis, dan bahkan investor yang mungkin tertarik dengan usaha Anda.
BACA JUGA: Panduan Lengkap Cara Pengajuan KUR BRI 2025 hingga Rp500 Juta Melalui Online dan Offline
BACA JUGA: Bisa Nyicil 200 Ribuan, Ini Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI Rp10 Juta yang Paling Ringan
Reputasi yang buruk ini bisa menghambat perkembangan usaha dan mempersulit Anda dalam menjalin kerjasama di masa mendatang.
Cara Menghindari Risiko Keterlambatan Pembayaran
Agar terhindar dari berbagai risiko di atas, penting untuk mengelola pembayaran cicilan KUR dengan baik.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
1. Mengelola Keuangan dengan Baik Pastikan untuk mengatur keuangan usaha dengan cermat dan memprioritaskan cicilan KUR sebagai bagian dari anggaran rutin. Dengan perencanaan keuangan yang baik, Anda dapat memastikan bahwa dana untuk membayar cicilan selalu tersedia tepat waktu.
2. Berkomunikasi dengan Pihak Bank Jika menghadapi kesulitan dalam pembayaran, jangan ragu untuk menghubungi pihak bank. BRI biasanya menyediakan opsi untuk restrukturisasi pinjaman atau mencari solusi pembayaran yang lebih fleksibel sesuai dengan kondisi usaha Anda.