Kejurnas AA IPSC Semarang, Bocah SD hingga Atlet Senior Perbakin Tegal Turun Gelanggang

Kejurnas AA IPSC Semarang, Bocah SD hingga Atlet Senior Perbakin Tegal Turun Gelanggang

KEJURNAS - Tim Tembak Reaksi AA IPSC PERBAKIN Kabupaten Tegal menerjunkan 10 atlet untuk berlaga di Kejurnas AA IPSC Piala Ketua PERBAKIN Kota Semarang, di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (1/2/2026).-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

SLAWI, radartegal.com - Tim Tembak Reaksi AA IPSC Perbakin Kabupaten Tegal mengirimkan 10 atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) AA IPSC Piala Ketua Perbakin Kota Semarang yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu, 1 Februari 2026.

Sepuluh atlet Perbakin Kabupaten Tegal yang turun ke gelanggang Kejurnas AA IPSC Piala Ketua Perbakin Kota Semarang itu, mulai dari bocah SD hingga antlet senior.

Lebih tepatnya dari total 10 atlet yang diberangkatkan, lima di antaranya masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), dua atlet tingkat SMP, dan tiga atlet dewasa atau senior. 

Komposisi ini menjadi bukti keseriusan Perbakin Kabupaten Tegal dalam membangun prestasi dari usia dini.

BACA JUGA:Sepanjang 2025, Ada 67 Barang Penumpang Kereta Api Senilai Rp189 Juta Tertinggal di Stasiun Tegal

BACA JUGA:Realisasi Investasi Kabupaten Tegal 2025 Tembus Rp4,7 Triliun, Serap 17 Ribu Tenaga Kerja

Coach sekaligus official Tim Tembak Reaksi Perbakin Kabupaten Tegal, Pieter, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kejurnas ini bukan sekadar partisipasi, melainkan membawa misi besar mengharumkan nama daerah.

“Kami tidak datang hanya untuk meramaikan. Target kami jelas, semoga tim Tegal bisa memboyong piala dari beberapa kategori yang dipertandingkan di kejurnas ini,” ujar Pieter dengan nada optimistis.

Menurut Pieter, persiapan para atlet sudah dilakukan sejak jauh hari, baik dari sisi teknik, mental, maupun kedisiplinan. Meski sebagian atlet masih berusia sangat muda, ia menilai mereka memiliki potensi besar dan mental bertanding yang tidak kalah dengan atlet daerah lain.

“Anak-anak ini luar biasa. Walaupun masih SD dan SMP, mereka sudah terbiasa dengan latihan disiplin dan kompetisi. Kami ingin menanamkan mental juara sejak dini,” tegasnya.

BACA JUGA:Dekatkan Layanan Kesehatan, Program SPELING Hadirkan Dokter Spesialis Gratis di Bojong Tegal

BACA JUGA:Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Terbitkan SE Cegah Tawuran Pelajar, Sanksi Tegas Menanti!

Pieter juga menyebut, keikutsertaan atlet usia dini dalam event nasional menjadi investasi jangka panjang bagi olahraga menembak di Kabupaten Tegal. 

Ia berharap pengalaman bertanding di level kejurnas mampu membentuk karakter, sportivitas, dan kepercayaan diri atlet.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait