Kulsum membeberkan, limbah tahu miliknya sudah mempunyai pelanggan tetap.
BACA JUGA:Petani Pemalang Menjerit, Harga Cabai Rawit Anjlok hingga Bikin Rugi
Mereka (pelanggan) langsung datang ke tempat pengolahan atau produksi tahu miliknya untuk mengambil limbah.
Semakin banyak produksi tahu, maka semakin banyak limbah yang bisa dijual untuk menambah penghasilan.
"Jadi dari pembuatan tahu ini, hampir semuanya bisa dijual sehingga tidak ada yang terbuang percuma," tambahnya.
Muhropi, salah satu peternak sapi membenarkan, jika dirinya sering membeli ampas tahu untuk pakan ternaknya.
BACA JUGA:Berjarak 34,2 Km dari Pusat Kota Pemalang, Wisata Kali Celo Mejagong Jadi Surga Bagi Anak-anak
BACA JUGA:Kereen! Posyandu Desa Sambeng Pemalang Gunakan Antropometri Kit untuk Pelayanan Kesahatan Balita
Ampas tahu, kata dia, sangat disukai sapi. Karena itu dia, menjadikannya sebagai makanan rutin sapi ternaknya.
Oleh karenanya, dia mengaku selalu langganan di pengrajin tahu.
"Kalau tidak ada pengrajin, maka sulit dapatkan ampas tahu untuk pakan ternak. Semoga pengrajin tahu selalu eksis, produksi tiap hari sehingga ampas tahu mudah didapatkan," ucap Muhropi. *