Pelajar SMP di Tegal Meninggal Dunia Usai Dianiaya Geng Motor

Pelajar SMP di Tegal Meninggal Dunia Usai Dianiaya Geng Motor

KETERANGAN - Orang tua pelajar di Tegal yang diduga menjadi korban penganiayaan geng motor hingga meninggal dunia memberikan keterangan di dampingi kuasa hukum--

TEGAL, radartegal.com - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di TEGAL, IFP, 13 tahun, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Itu, menyusul sejumlah luka yang dialaminya akibat diduga dianiaya anggota geng motor di Jalan Perintis Kemerdekaan akhir Desember 2025 lalu.

Kini, pihak keluarga didampingi kuasa hukum dari Badan Bantuan hukum dan advokasi rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kota Tegal mencari keadilan bagi anaknya itu. Mereka pun mendatangi Mapolres Tegal Kota, Selasa, 3 Februari 2026.

Kedatangan mereka tidak lain untuk menanyakan kelanjutan kejadian yang telah dilaporkan pada awal Januari. Sebab, hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui perkembangan kasus itu.

Kepada sejumlah awak media, Ibu korban Tarinah menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar 29 Desember 2025 lalu. Saat itu, sekitar pukul 03.00 WIB dirinya mendapatkan kabar jika anaknya ditemukan warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Gedung Panti Asuhan Putri Aisyiyah dan sudah dibawa ke rumah sakit dengan kondisi yang cukup mengenaskan.

BACA JUGA: Dimediasi Polisi, Kasus Pemukulan Siswa MA di Tegal Berujung Damai

BACA JUGA: Video Tawuran Pelajar di Tegal Viral di Medsos, Polisi Gercep Lakukan Hal Ini

"Pagi itu, saya mendapatkan kabar mengejutkan itu. Sehingga, saya langsung mendatangi rumah sakit untuk mengetahui secara langsung," katanya.

Di rumah sakit, kata Tarinah, dirinya bertemu dengan salah satu teman korban. Kemudian, rekan korban berinisial KML, menceritakan apa yang sebenarnya menimpa anaknya.

"Saya tanya kepada teman anak saya itu, apakah kondisi anak saya karena tawuran atau bukan. Saat itu, dia menjawab bukan karena tawuran," ujarnya.

Menurut Tarinah, teman anaknya itu mengatakan pada hari kejadian, korban awalnya berkumpul bersama tiga orang rekannya di Jalan Irian. Selanjutnya, mereka mengendarai sepeda motor berboncengan empat untuk membeli makanan.

BACA JUGA: Terkendala Pencahayaan, Pencarian Pelajar di Tegal yang Tenggelam Saat Ngonten Dilanjutkan Besok

BACA JUGA: BREAKING NEWS! Dua Pelajar di Tegal Tenggelam di Sungai Saat Membuat Konten

Naas, di sekitar kejadian korban dan teman-temannya bertemu rombongan yang diduga merupakan geng motor dan bermaksud menghindar. Namun, justru para pelaku malah mengejar hingga akhirnya sepeda motor yang ditumpangi korban dan rekan-rekannya menabrak tiang dan terjatuh.

Melihat korban jatuh, tidak membuat para pelaku yang diperkirakan berjumlah 6-10 orang itu berhenti. Mereka menghampiri korban dan langsung melakukan penganiayaan.

Korban Luka Parah Hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: