Sidak Hari Pertama Kerja, Bupati Tegal Temukan Ini di Mal Pelayanan Publik

Kamis 27-04-2023,16:59 WIB
Reporter : Hermas Purwadi
Editor : Adi Mulyadi

SLAWI, RADARTEGAL.DISWAY.ID - Megawali hari pertama masuk kerja paska libur panjang lebaran, Bupati Tegal Umi Azizah langsung meninjau atau sidak di kantor Mal Pelayanan Publik atau MPP Satya Dahayu.

Di tempat ini, Umi Azizah mengecek fungsi mesin antrean pengunjung (customer). 

Meskipun mesin antrean berfungsi, tetapi nomor antrean masih komulatif seluruh meja pelayanan. 

Umi Azizah berharap kepada Kepala Dinas PMTSP agar mesin antrean bisa menunjukkan nomor antrean masing–masing pelayanan bukan akumulasi, sehingga masing-masing customer bisa memastikan nomor urut untuk dilayani.

”Secara umum masing-masing dinas sudah siap memberikan layanan pada hari pertama masuk kerja,” ujarnya. Selanjutnya, Bupati sidak ke pelayanan Dinas Dukcapil. Sama seperti di MPP, Umi Azizah meminta agar pelayanan dimaksimalkan dengan pendaftaran secara on line terutama untuk masyarakat generasi muda yang familiar dengan teknologi.

Dengan demikian, dapat memastikan persyaratan pelayanan, waktu penyelesaian pelayanan, standar operasional prosedur atau SOP dan biaya yang harus dibayar kalau memang ada biaya sesuai peraturan. 

Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Widodo Joko Mulyono dan para asisten juga meninjau pelayanan di RSUD Soeselo Slawi yang diterima langsung oleh Direktur RSUD Soeselo Slawi Guntur Muhammad Taqwin.

Bupati meninjau ruang pelayanan rawat jalan baik itu poli penyakit dalam, poli gigi, poli bedah jantung dan poli bedah syaraf. Dalam kesempatan ini Umi Azizah berdialog kepada sejumlah masyarakat. 

Usai peninjauan, Umi Azizah mengapresiasi bahwa secara umum pelayanan publik yang dilakukan di tiga kantor pelayanan berjalan dengan baik.

Para petugas beserta sarana dan prasarana serta SOP sudah dilaksanakan dengan baik. 

”Saya berpesan agar kepala dinas terkait mengoptimalkan pendaftaran pelayanan secara on line agar tidak banyak masyarakat yang menunggu terlalu lama di ruang tunggu,'' cetusnya.

Hal tersebut, lanjut Umi Azizah, masyarakat akan mendapat kepastian persyaratan, kepastian waktu pelayanan, kepastian kualitas pelayanan, kepastian biaya yang harus dibayar sehingga masyarakat akaan mendapat pelayanan yang memuaskan. *

Kategori :