Bersihkan Material Longsor di Desa Manggis, Alat Berat Diterjunkan

Minggu 11-09-2022,19:32 WIB
Reporter : Dedi Sulastro
Editor : Khikmah Wati

BREBES, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat menerjunkan sebuah alat berat untuk membantu pembersihan material longsor yang terjadi di Jalan Penghubung antar Desa Manggis dan Desa Mlayang Kecamatan Sirampog.

Hingga Minggu, 11 September, anggota BPBD Kabupaten Brebes bersama TNI/Polri dan warga terus melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan. Material longsor menutup jalan sepanjang enam meter dengan ketebalan sampai tiga meteran.

Koordinator Satgas PB BPBD Brebes Pos Bumiayu Budi Sujatmiko mengatakan, sebuah alat berat sudah diturunkan dalam pembersihan material longsor. Sehingga, bisa mempermudah petugas untuk melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan kabupaten.

"Alhamdulillah alat berat sudah diturunkan, sehingga bisa membantu proses pembersihan material longsor," ungkapnya kepada wartawan.

Selain pembersihan material longsor dengan alat berat, pihak BPBD juga menggunakan pompa alkon untuk membuang material longsor dari lokasi bencana.

Selain itu, petugas BPBD juga meminta kepada DPU Kabupaten Brebes agar menyediakan dump truk. Di mana, dump truk itu digunakan untuk mempermudah petugas membuang material longsor ketempat lainnya.

"Kendalanya saat ini, kami masih kesulitan dalam pembuangan material longsor dan faktor cuaca yang sering turun hujan. Kami minta teman-teman berhati-hati karena tanah di lokasi longsor masih labil," ucapnya.

Terpisah, Anggota DPRD Brebes Nasikun mengapresiasi pihak Pemkab Brebes dalam hal ini DPU yang sigap mendatangkan alat berat. Sehingga, mempermudah petugas membersihkan material longsor.

"Kepada anggota TNI/Polri dan anggota BPBD saya ucapkan banyak terima kasih telah membantu masyarakat dalam membersihkan material longsor. Sehingga, jalan tersebut bisa dilalui kembali," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Hal ini lantaran, kondisi tanah yang labil dan masih sering terjadinya hujan dikhawatirkan terjadi longsor susulan di sekitar lokasi bencana. (*)

Kategori :