"Kami pastikan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Tegal selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Apa pun situasinya, apa pun kondisinya, Pemerintah Kabupaten Tegal siap melayani masyarakat," kata Ischak.
BACA JUGA: Waspada Angin Kencang Pemalang, Warga Belik Diimbau Siaga
BACA JUGA: Bencana Angin Kencang di Dukuhturi Ketanggungan: 15 Rumah Rusak, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik
Melalui koordinasi lintas sektor ini, seluruh proses pendataan dapat dilakukan secara transparan dan terukur sehingga tidak ada warga terdampak yang terlewat dari skema bantuan pemerintah.
Dampak Kerusakan Bangunan dan Skema Penyaluran Bantuan BTT
Dampak dari hempasan angin puting beliung di kawasan perbukitan ini tergolong cukup masif bagi kawasan pemukiman perdesaan. Berdasarkan pendataan sementara di lokasi kejadian, total 93 rumah warga di Desa Soka Tengah mengalami kerusakan dengan skala bervariasi.
Dari puluhan rumah terdampak tersebut, sebanyak 10 rumah dikategorikan mengalami kerusakan berat pada bagian atap utama dan dinding bangunan, sehingga memerlukan perbaikan menyeluruh agar dapat dihuni kembali.
Selain menimpa Desa Soka Tengah, peninjauan dan pemantauan dampak angin kencang ini juga dilakukan di beberapa wilayah perdesaan sekitarnya yang turut terdampak, yakni Desa Sokasari, Desa Carus, dan Desa Sumbaga.
BACA JUGA: Angin Kencang Terjang Bulakamba Brebes, Atap Rumah Warga Rusak Berterbangan
BACA JUGA: Pasar Sawojajar Brebes Diterjang Angin Kencang, 7 Atap Kanopi Ruko Rusak
Untuk mempercepat perbaikan rumah warga yang rusak, Pemerintah Kabupaten Tegal menyiapkan skema penyaluran bantuan keuangan yang bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
Hasil pendataan rinci dan penilaian dari tim asesmen nantinya akan dijadikan dasar hukum utama dalam menentukan besaran nilai bantuan yang akan disalurkan kepada masing-masing kepala keluarga.
Pemanfaatan alokasi BTT ini dirancang agar proses tanggap bencana dapat berjalan tanggap dan fleksibel, sehingga bantuan perbaikan fisik rumah dapat segera diterima oleh warga penerima manfaat.
Pemulihan Tempat Tinggal dan Komitmen Pelayanan Warga Tegal
Pemulihan fasilitas tempat tinggal menjadi fokus prioritas paling utama dalam skema penanganan bencana angin puting beliung di Kabupaten Tegal ini.
BACA JUGA: Angin Kencang di Bumijawa Tegal: 6 Rumah Rusak, Warga Butuh Bantuan
Bupati Ischak Maulana Rohman menekankan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar paling vital bagi kehidupan masyarakat, sehingga proses perbaikannya harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.