Rabu Beres Brebes Diluncurkan, Bupati Paramitha Minta Keluhan Warga Direspon dengan Cepat

Selasa 29-09-2026,17:45 WIB
Reporter : Dedi Sulastro
Editor : Teguh Mujiarto

Rapat Rabu Beres mengevaluasi 9 program unggulan daerah serta 30 program lintas bidang. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengendalian terhadap program yang telah berjalan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

E-MONEVBANG Dilengkapi Smartmap dan Early Warning System

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Brebes Hangka Yuda Wihantopo mengatakan, Rabu Beres dirancang sebagai mekanisme pengendalian program yang terintegrasi dengan sistem digital. Menurutnya, setiap instruksi dan keluhan masyarakat akan dimasukkan ke dalam aplikasi E-MONEVBANG sehingga proses tindak lanjut dapat dipantau secara lebih terukur.

BACA JUGA: Musrenbang Kabupaten Brebes, Bupati Paramitha Singgung soal Memperbanyak Inovasi

BACA JUGA: Ini Harapan Bupati Brebes Paramitha di Harlah NU ke-100

“Ini menjadi milestone implementasi inovasi pengendalian program. Kita tidak hanya mencatat persoalan, tetapi memastikan siapa yang menangani, apa tindak lanjutnya dan kapan harus selesai,” ujar Hangka.

E-MONEVBANG juga dilengkapi sejumlah fitur pendukung, di antaranya Smartmap untuk membantu pemantauan berbasis lokasi dan Early Warning System (EWS) untuk memberikan peringatan terhadap pekerjaan atau tindak lanjut yang mengalami keterlambatan. Selain itu, sistem tersebut juga dilengkapi WhatsApp AI yang memungkinkan penyampaian laporan perkembangan secara realtime kepada pimpinan.

Dengan sistem tersebut, Sekretaris Daerah dan para asisten Sekda diminta mengawal setiap instruksi yang muncul dalam rapat. Seluruh OPD dan camat juga diwajibkan memperbarui perkembangan tindak lanjut secara berkala. Progres tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dalam rapat bulanan berikutnya.

Rabu Beres Jadi Forum Evaluasi Berbasis Keluhan Warga

Hangka menjelaskan, konsep Rabu Beres diarahkan agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap persoalan yang muncul di masyarakat. Keluhan yang muncul di ruang publik, khususnya media sosial, tidak lagi dipandang hanya sebagai komentar, tetapi menjadi bahan untuk melakukan pengecekan dan pengendalian program.

BACA JUGA: Bantah Menghindar, Bupati Paramitha Siap Kawal Pemekaran Brebes Selatan

BACA JUGA: Transformasi Kesehatan Brebes, Gebrakan Paramitha Antar ke Health Leadership Award 2025

“Setiap minggu progresnya harus dilaporkan. Kemudian pada rapat bulan berikutnya akan kita lihat apakah sudah selesai, masih berjalan atau mengalami kendala,” jelasnya.

Dengan mekanisme tersebut, Pemkab Brebes berharap pelaksanaan program pemerintah dapat semakin terukur. Setiap persoalan memiliki tindak lanjut, indikator kemajuan dan batas waktu penyelesaian.

Rabu Beres sekaligus menjadi upaya Pemkab Brebes memperkuat pengawasan internal agar program Brebes Beres benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kategori :