Teknisi motor listrik juga menyarankan pengujian langsung untuk melihat kestabilan daya ketika motor digas dan digunakan berjalan.
Jangan hanya melakukan test ride di jalan datar. Jika kondisi memungkinkan, coba juga melewati tanjakan. Beban kerja yang lebih tinggi dapat membantu memperlihatkan apakah tenaga motor tetap stabil atau mengalami penurunan yang tidak wajar.
BACA JUGA: Tips Lengkap Mengatasi Motor Listrik Konslet di Rumah, Jangan Langsung Bongkar Baterai
BACA JUGA: 7 Pilihan Motor Listrik Desain Klasik 2026, Tampil Retro tapi Tetap Modern
3. Perhatikan Tenaga Saat Menanjak
Motor listrik memiliki karakter tenaga yang berbeda dengan motor bensin. Karena itu, kondisi baterai sebaiknya tidak hanya diuji ketika motor berjalan santai.
Coba gunakan motor di tanjakan dengan aman. Perhatikan respons ketika gas dibuka dan lihat apakah tenaga tetap konsisten.
Jika baterai tiba-tiba menunjukkan penurunan persentase yang sangat cepat atau tenaga terasa turun drastis, jangan langsung menyimpulkan baterainya pasti rusak. Namun, kondisi tersebut menjadi alasan kuat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan alat diagnostik.
4. Periksa Kondisi Fisik Baterai
Jangan lupa melakukan pemeriksaan visual. Lihat bagian baterai dan rumah baterai apabila desain motor memungkinkan untuk diperiksa tanpa membongkar komponen secara sembarangan.
Perhatikan apakah terdapat tanda kerusakan fisik, retakan, perubahan bentuk, bekas terbakar, atau kondisi yang terlihat tidak normal.
BACA JUGA: Lupa Cabut Charger Motor Listrik, Apa yang Terjadi? Cek Risiko & Bahayanya!
BACA JUGA: 5 Cara Agar Tarikan Motor Listrik Jadi Lebih Responsif: Akselerasi Kencang & Instan!
Baterai yang mengalami masalah serius tidak seharusnya dipaksakan untuk digunakan. Pada tahap ini, calon pembeli juga perlu menanyakan apakah baterai pernah dibongkar, diperbaiki, diganti selnya, atau mengalami kerusakan sebelumnya.
5. Cek Port Charging dan Charger
Bukan hanya baterainya yang perlu diperiksa, tetapi juga sistem pengisiannya. Pastikan port charging tidak terlihat gosong, meleleh, berkarat, atau longgar. Periksa pula kondisi kabel dan charger bawaan.
Jika memungkinkan, lakukan pengisian daya secara langsung. Perhatikan apakah proses charging berjalan normal atau sering terputus.
Masalah pada port, charger, maupun sistem pengisian bisa membuat motor terlihat murah saat dibeli, tetapi justru membutuhkan biaya tambahan setelah transaksi.
BACA JUGA: Biaya Motor Listrik Setahun Dibanding Bensin, Ini Simulasinya