BACA JUGA: HP Xiomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Dicari Tahun Ini!
Strategi tersebut relevan bagi pembeli di Tegal maupun kota lainnya. Tujuannya bukan mengejar spesifikasi tertinggi, melainkan menghindari pembelian berulang.
Harga perangkat memang penting ketika anggaran rumah tangga semakin ketat. Namun biaya per tahun bisa lebih rendah jika perangkat digunakan lebih lama.
4. Harga murah belum tentu paling hemat bagi konsumen
Ponsel termurah bisa menarik ketika kenaikan harga menggerus daya beli. Namun keputusan hanya berdasarkan harga awal dapat menimbulkan biaya tambahan.
Kualitas baterai, layar, kamera, dan dukungan perangkat menentukan pengalaman pemakaian. Ketersediaan servis juga penting ketika perangkat memasuki masa penggunaan panjang.
BACA JUGA: Daftar HP Android 2 Jutaan dengan Chipset Snapdragon 2026, Pilihan Murah tapi Ngebut
BACA JUGA: Daftar HP Android dengan Baterai 8.000 mAh, Bisa Tahan 3 Hari Tanpa Ngecas?
Konsumen dapat membandingkan harga dengan estimasi lama pemakaian. Cara tersebut membantu melihat nilai perangkat secara lebih realistis.
Ponsel seharga lebih tinggi bisa masuk akal jika bertahan lebih lama. Sebaliknya, harga murah tidak menguntungkan jika cepat membutuhkan penggantian.
Secara ringkas, empat komponen biaya yang perlu dihitung adalah:
1. Harga pembelian perangkat dan kapasitas penyimpanan yang dipilih.
2. Biaya aksesori seperti pengisi daya, pelindung, dan perangkat tambahan.
3. Biaya perbaikan setelah masa garansi berakhir.
4. Nilai jual kembali ketika pengguna ingin melakukan upgrade.
Counterpoint melihat konsumen Indonesia mulai menunda penggantian perangkat. Sebagian pengguna entry-level bahkan beralih ke ponsel bekas.
BACA JUGA: 4 HP Xiaomi dengan Kamera Paling Stabil, Bisa Nge-Vlog Tanpa Gimbal