Peringatan Hari Jadi ke-81 Jateng: Menakar Capaian dan Harapan Warga

Rabu 19-08-2026,16:41 WIB
Reporter : Teguh Mujiarto
Editor : Teguh Mujiarto

​"Tadi Gubernur menyampaikan tentang nyawiji, beliau menginginkan kita menjadi satu kesatuan dan kekeluargaan supaya kita tidak terpecah belah," tuturnya.

​Gumregut Nyawiji: Strategi Hadapi Tekanan Global

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa tema Gumregut Nyawiji mengusung pesan mendalam tentang semangat bersatu sebagai fondasi utama pembangunan.

BACA JUGA: Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Tengah Bahas Garis Sempadan bersama BPJ Wilayah Tegal

BACA JUGA: 5 Prioritas Pembangunan Senilai Rp142 Miliar Diusulkan Pemkot Tegal ke Provinsi

​Di tengah ketidakpastian kondisi global serta tekanan fiskal, program yang berdampak langsung kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah.

​“Kalau petani kita bekerja keras, maka kita yang diberi amanah memimpin Jawa Tengah juga harus bekerja keras sampai di tingkat desa,” tegas Luthfi.

​Capaian Pangan, Investasi, dan Penurunan Pengangguran

​Kerja kolektif seluruh elemen masyarakat terbukti membuahkan hasil nyata pada berbagai indikator makro pembangunan daerah. Pada sektor pangan, produksi padi tahun 2025 menembus angka 9,39 juta ton. Sementara hingga Juli 2026, produksi gabah kering giling sudah mencatatkan angka 6,74 juta ton.

Selanjutnya, pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 4,33 persen menjadi 4,24 persen, menyerap tambahan sekitar 460 ribu tenaga kerja baru. Investasi & Ekonomi, investasi hingga semester I-2026 mencapai Rp59,94 triliun. Pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,80 persen, accompanied dengan penurunan angka kemiskinan menjadi 9,21 persen.

BACA JUGA: 85 Mustahik Produktif Pemalang Terima Bantuan Modal dari Baznas Provinsi Jateng, Segini Besarannya

BACA JUGA: Buka MTQH XXXI Tingkat Provinsi Jateng di Kabupaten Tegal, Sekda Ingatkan 2 Hal Ini

​Realisasi Layanan Dasar dan Program Strategis

​Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus memperkuat pemenuhan hak-hak dasar warga di bidang pendidikan, kesehatan, hingga hunian. Pada bidang pendidikan, pembebasan biaya sekolah menjangkau 231.724 siswa sekolah negeri dan 5.004 siswa sekolah swasta. 

Beasiswa disalurkan kepada siswa tidak mampu, termasuk 10.000 siswa dari keluarga miskin. Pemprov juga merehabilitasi 282 sekolah serta membangun sembilan sekolah baru.

Selanjutnya, pada kesehatan dan hunian, program cek kesehatan gratis telah dimanfaatkan oleh 21 juta warga. Di sektor perumahan, sebanyak 339.963 unit backlog rumah berhasil dituntaskan.

​Dukungan terhadap program strategis nasional juga berjalan masif. Program Makan Bergizi Gratis menyasar sembilan juta penerima manfaat melalui 4.382 SPPG.

BACA JUGA: Keterbukaan Informasi Pemkab Tegal di Uji Publik BPSDM Provinsi Jateng, Panelis Beri Catatan Ini

BACA JUGA: Hadiri Upacara HUT ke-80 Provinsi Jateng, Sumanto: Dewan Dukung Program Unggulan Gubernur

Kategori :