radartegal.com - Motor matic 150 cc dikenal punya karakter tarikan yang responsif dan nyaman untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh. Namun, kenyamanan tersebut bisa berubah ketika muncul gejala CVT gredek, terutama saat motor mulai bergerak dari posisi diam.
Getaran seperti berdenyut, suara kasar, atau sensasi tersentak dari area CVT tentu bikin berkendara terasa kurang nyaman.
Kabar baiknya, masalah ini tidak selalu berarti harus mengganti seluruh komponen CVT karena penyebabnya perlu diperiksa satu per satu.
Pada dasarnya, CVT atau Continuously Variable Transmission bekerja menggunakan kombinasi pulley, roller, V-belt, kampas ganda, dan mangkok kampas ganda untuk meneruskan tenaga mesin ke roda belakang.
BACA JUGA: Duel Perbandingan Motor Listrik Honda Icon e dengan Honda PCX
BACA JUGA: Bongkar Kelebihan Suzuki Burgman 150 dibanding PCX, Benarkah Fiturnya Jauh Lebih Mewah?
Ketika salah satu komponen tersebut kotor, aus, licin, atau mengalami gangguan, penyaluran tenaga bisa menjadi tidak mulus dan muncullah gejala gredek.
Apa Itu CVT Gredek pada Motor Matic 150 cc?
Istilah "gredek" biasanya digunakan untuk menggambarkan getaran atau hentakan yang terasa ketika motor mulai berakselerasi dari kondisi berhenti. Gejala ini paling sering muncul pada kecepatan rendah atau saat membuka gas secara perlahan.
Pada kondisi normal, kampas ganda akan mengembang karena gaya sentrifugal dan menempel pada mangkok kampas ganda secara bertahap.
Gesekan tersebut kemudian meneruskan tenaga menuju roda belakang. Jika proses engagement ini tidak berlangsung mulus, kampas bisa mengalami slip sesaat sehingga timbul getaran.
Jadi, ketika motor 150 cc seperti Vario 160, PCX 160, NMAX, Aerox, ADV 160 atau model sekelasnya terasa gredek, jangan langsung menyimpulkan bahwa roller adalah penyebabnya. Area kampas ganda dan mangkok justru termasuk bagian pertama yang layak diperiksa.
BACA JUGA: Update Harga Honda PCX 160 Bekas di Tegal, Tipe ABS dan CBS Lengkap
BACA JUGA: Cicilan Mulai Rp1 Jutaan, Ini Simulasi Kredit Honda PCX 160 Terbaru di Tegal
1. Kampas Ganda Kotor atau Permukaannya Mengilap
Salah satu penyebab paling umum CVT gredek adalah kampas ganda yang kotor, aus, atau permukaannya terlalu licin. Debu hasil gesekan dapat menumpuk di dalam rumah CVT, sementara panas dan gesekan berulang bisa membuat permukaan kampas mengalami glazing atau menjadi mengilap.
Ketika kampas tidak mampu mencengkeram mangkok secara konsisten, terjadi slip pada saat motor mulai berjalan. Kondisi tersebut bisa terasa sebagai getaran berulang atau suara "gredek-gredek".