BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana dan tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder.
“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya serta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Disway Jogja.
BACA JUGA:Tegal Lawan Kerusakan Hutan, 1.000 Pohon Ditanam di Lereng Gunung Slamet
Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
BPPTKG juga meminta kembali pemerintah daerah di wilayah terdampak seperti Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten untuk meningkatkan langkah mitigasi bencana.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kapasitas masyarakat serta kesiapan sarana dan prasarana evakuasi guna menghadapi potensi erupsi Gunung Merapi lebih lanjut.