BOJONG, radartegal.com - Pengunjung Obyek Wisata (OW) Guci Tegal mengalami lonjakan pada libur Lebaran 2026. Karena itu kepolisian perketat pengamanan di kawasan OW Guci Tegal.
Pengetatan keamanan OW Guci Tegal dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan lancar.
Menurut Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan, pengamanan OW Guci Tegal masuk dalam rangkaian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan psca-Operasi Ketupat Candi 2026 resmi ditutup pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
"Melalui KRYD, Polres Tegal tetap hadir memberikan pelayanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan wisata Guci," ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.
BACA JUGA:Tanah Longsor di Bojong Tegal: Akses Jalan Wisata Guci Sempat Terputus
BACA JUGA:Jembatan Gantung Sangkanjaya Tegal Amblas, 2.000 Warga Desa Terisolir
Kapolres mengungkapkan, sejumlah personelnya ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur masuk, area parkir, hingga lokasi pemandian air panas Guci.
Kehadiran petugas tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu pengunjung, memberikan informasi, serta memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib.
"Kami akan terus berupya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berwisata. Dan kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati waktu libur dengan tenang. Petugas di lapangan siap membantu dan memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pengunjung,” cetusnya.
Seiring dengan kondisi cuaca, terang Kapolres, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi hari ini maupun beberapa hari ke depan.
BACA JUGA:Apel Bersama, Bupati Tegal Ischak Maulana Janjikan Beasiswa S2 & S3 bagi ASN Inovatif
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik, Kapolres Tegal Turun Langsung Urai Kemacetan Hingga Brebes
Seperti hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat disertai angin dan kabut di kawasan pegunungan.
Pengunjung diimbau agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, memperhatikan kondisi jalur yang dilalui, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Selain pengamanan di kawasan wisata, KRYD juga menyasar kegiatan masyarakat dalam tradisi Syawalan, sehingga seluruh rangkaian aktivitas pasca Lebaran dapat berjalan dengan tertib dan lancar," ungkapnya.