TEGAL, radartegal.com - Jumlah penumpang kereta api mengalami peningkatan pada masa arus balik Idulfitri 1447 Hijriyah. Sedikitnya, 10.442 penumpang naik dan turun di Stasiun Tegal, Selasa, 24 Maret 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peningkatan arus balik telah berlangsung sejak H+1 Lebaran. Hari ini, tercatat 5.920 penumpang naik dan 4.522 penumpang turun di Stasiun Tegal.
“Pada periode arus balik Lebaran 2026, khususnya pada 23-24 Maret 2026, Stasiun Tegal mencatat pergerakan penumpang yang cukup signifikan. Bahkan pada 23 Maret 2026 (H+1), jumlah penumpang mencapai angka tertinggi,” katanya.
Luqman merinci, pada 23 Maret 2026, total 11.463 penumpang, terdiri dari 6.070 penumpang naik dan 5.393 penumpang turun. Kemudian, pada 24 Maret 2026 terdapat 10.442 penumpang, terdiri dari 5.920 penumpang naik dan 4.522 penumpang turun.
BACA JUGA: Sepanjang 2025, Ada 67 Barang Penumpang Kereta Api Senilai Rp189 Juta Tertinggal di Stasiun Tegal
BACA JUGA: 61.071 Penumpang Naik Kereta dari Stasiun Tegal Selama Periode Nataru
Menurutnya, ada sejumlah kereta api yang menjadi favorit pelanggan pada masa arus balik ini. Antara lain KA Tegal Bahari, KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, dan KA Tawang Jaya.
"Sementara itu, tujuan perjalanan yang paling diminati pelanggan meliputi Jakarta, Surabaya, dan Purwokerto," ujarnya.
Luqman menambahkan, KAI terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan. Khususnya pada masa arus balik Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun. Minimal 30–60 menit sebelum jadwal keberangkatan.
BACA JUGA: 4.074 Penumpang Berangkat ke Luar Kota dari Stasiun Tegal di Hari Terakhir Libur Nataru
BACA JUGA: Malam Tahun Baru, Calon Penumpang Kereta Api Diimbau Datang Lebih Awal
Selain itu, kata Luqman, pelanggan juga diharapkan untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing. Selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan.
Luqman mengungkapkan, pihaknya, memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan telah dipersiapkan secara optimal. Guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat selama masa arus balik Angkutan Lebaran 2026.