Proses perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal dilakukan secara bertahap.
BACA JUGA:Siap-siap! Besok THR ASN Pemkab Tegal Rp49,4 Miliar Mulai Disalurkan
BACA JUGA:Pemkab Ingatkan Calon Pekerja Migran Tegal Gunakan Jalur Resmi: Jangan Berangkat Secara Ilegal
Tahap pertama adalah leveling atau perataan permukaan jalan yang ambles.
Setelah itu dilanjutkan dengan pengurugan menggunakan material Lapis Pondasi Agregat (LPA) untuk memperkuat struktur dasar jalan.
Setelah kondisi tanah dianggap cukup stabil, permukaan jalan sementara akan dilapisi menggunakan Cold Asphalt Premix (CAP) agar kendaraan dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
“Untuk sementara, menjelang Lebaran ini kita gunakan CAP sebagai finishing. Dengan begitu kondisi jalan tidak akan separah sebelumnya dan kendaraan bisa melintas lebih nyaman,” kata Ischak.
BACA JUGA:Wacana Restorasi Situs Candi Gong Sidamulya Tegal: Mengungkap Sejarah Peradaban Kuno di Tlatah Tegal
BACA JUGA:41 Tahun Bhakti Praja Tegal, Menjaga Mutu di Tengah Tantangan Zaman
Ischak berharap percepatan perbaikan ini mampu mengembalikan kelancaran akses transportasi masyarakat di wilayah Bojong dan sekitarnya. Terlebih jalur tersebut menjadi salah satu akses penting warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Selain itu, monitoring yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Tegal juga menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proyek perbaikan infrastruktur berjalan sesuai rencana.
“Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” tandasnya.