Wabup Wurja Beri Evalusi Terkait Serapan Anggaran di Rakor POK

Selasa 10-03-2026,20:00 WIB
Reporter : Dedi Sulastro
Editor : Teguh Mujiarto

BREBES, radartegal.com - Wakil Bupati Brebes Wurja memberikan evaluasi tegas di Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) 2026 yang digelar di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, belum lama ini.

Pada tahun kedua kepemimpinan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dan dirinya, Wurja menyampaikan kembali janji politik "Brebes Beres" dengan kerja nyata. Di mana, tahun pertama difokuskan pada pengokohan fondasi "Brebes Bergerak".

Capaian Kinerja 2025: Dari Kesehatan hingga Infrastruktur

Di hadapan seluruh kepala OPD dan camat, Wabup memaparkan sederet keberhasilan sepanjang tahun 2025 sebagai bukti konkret kinerja pemerintah:

Di bidang kesehatan, kata dia, Pemkab Brebes melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) menggerakkan program Nakes Door to Door. Dan saat ini, program tersebut telah melayani 204.148 warga, termasuk 20.298 ibu hamil dan 113.759 balita. Sebanyak 89.929 warga kini terlindungi Jamkesda.

BACA JUGA: Wakil Bupati Brebes Wurja Tinjau Banjir dan Tanggul Darurat

BACA JUGA: Satu Tahun Kepemimpinan Mitha–Wurja, Dinperwaskim Brebes Tangani Ribuan RTLH hingga Perbaikan Jalan

Kemudian di bidang pendidikan. Wurja menyampaikan, sedikitnya ada 239 sekolah yang telah direnovasi oleh pemerintah. Kemduian, pemberian Beasiswa Sukses kepada 480 mahasiswa, dan kembalinya 628 anak ke sekolah melalui program Gas Rolas (Gerakan Ayo Sekolah 12 Tahun).

"Sementara di bidang infrastruktur, kami teah melakukan perbaikan 287 ruas jalan sepanjang 117,77 km, 65 jembatan, 99,8 km drainase, serta rehabilitasi 53,73 km tanggul sungai," ujarnya.

Wurja menambahkan, ada lagi program sosial dan adminduk yang terus ditingkatkan. Diantaranya, bedah rumah bagi 1.375 RTLH, insentif untuk 21.000 pegiat keagamaan dan pelayanan Adminduk bagi 773.798 warga.

"Prestasi tersebut mengantarkan Kabupaten Brebes meraih berbagai penghargaan, di antaranya Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya, Innovative Government Award 2025, dan Satria Leader Award," terangnya.

BACA JUGA: Jaga Stok Pangan Jelang Lebaran 2026, Pemkab Tegal Perkuat Strategi 4K dan Pantau Harga Lewat Digital

BACA JUGA: Pemkab Brebes Serahkan 105.000 Ekor Bantuan Ikan Kakap ke 3 Pokdakan

Meski capaian program telah berjalan sukses, namun dirinya memberikan catatan kritis terhadap penurunan serapan anggaran dan piutang PBB. Dia menyoroti penurunan serapan belanja dari 95,01% (2024) menjadi 81,71% (2025).

"Rendahnya serapan anggaran berbanding lurus dengan ketidakpuasan publik. Saya berikan apresiasi kepada DPU yang berhasil menaikkan serapan Capaiannya diangka 92,5%, namun dinas lain harus segera berbenah," tegasnya.

Kategori :