Antisipasi Peningkatan Sampah di Tegal, Pemkot Siapkan Strategi Ini

Antisipasi Peningkatan Sampah di Tegal, Pemkot Siapkan Strategi Ini

RAKOR - Wali Kota Dedy Yon Supriyono memimpin rakor penanganan sampah di Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Wali Kota TEGAL, Dedy Yon Supriyono, memimpin rapat koordinasi (Rakor) kesiapsiagaan penuntasan sampah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan digelar di ruang Adipura kompleks Balai Kota TEGAL Selasa, 10 Marer 2026. 

Dalam arahannya, Dedy Yon menekankan pentingnya antisipasi lonjakan sampah rumah tangga dan usaha masyarakat. Sebab, biasanya volume sampah akan mengalami peningkatan saat Ramadan hingga Lebaran.

“Idulfitri bukan hanya soal mudik dan silaturahmi. Tetapi juga tentang menjaga kota tetap bersih," katanya.

Menurut Dedy Yon, Kota Tegal adalah jalur strategis arus mudik. Sehingga kesiapsiagaan bersama menjadi kunci agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

BACA JUGA: Volume Sampah Lebaran Tegal Diprediksi Naik 2 Kali Lipat, DLH Siapkan 10 Rit Truk

BACA JUGA: Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2026, Pemkab Pemalang Lakukan Hal Ini

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Prasetya, menambahkan tren peningkatan sampah di penghujung Ramadan harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat. Untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya. 

Menurutnya, tak hanya fokus pada Lebaran, Pemkot Tegal menargetkan konsep Zero Waste 2029. Strategi itu, mencakup pengurangan sampah dari hulu, peningkatan fasilitas pengolahan serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

"Strategi pengelolaan sampah tidak hanya fokus pada penanganan, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan korve bersih setiap Selasa dan Jumat," ujarnya. 

Yuli mengungkapkan berdasarkan data DLH, jumlah kantor yang rutin melaksanakan kegiatan tersebut meningkat. Dari 15 kantor pada Februari 2026 menjadi 37 kantor pada Maret 2026. 

BACA JUGA: Pemilahan dari Rumah Tangga, Bisa Atasi Problem Sampah di Karanganyar

BACA JUGA: Gara-gara Sampah Bekas Taman Hotel, Warga Pemalang Ngeluh Terancam Gagal Panen

Karenanya, ujar Yuli, sebagai bentuk apresiasi, DLH mengusulkan pemberian penghargaan. Bagi kantor paling konsisten mendukung gerakan “Kota Tegal Asri”.

Yuli menambahkan, berdasarkan capaian 2025, skor pengelolaan sampah Kota Tegal berada di angka 49,96 poin. Menempatkan Tegal di peringkat ke-11 Jawa Tengah dan ke-98 nasional dari 424 kabupaten/kota.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: