BREBES, radartegal.com - Sebuah jembatan di ruas Jalan Provinsi Ketanggungan-Jatibarang yang berada di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes amblas. Amblasnya ruas jalan tersebut sempat dikeluhkan oleh masyarakat.
Bahkan, keluhan terhadap kondisi jembatan yang amblas tersebut ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Dalam video di media sosial sempat terungkap ada korban yang mengalami kecelakaan saat melewati jembatan tersebut.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, jembatan itu amblas sejak sebulan yang lalu saat diberlakukan rekayasa lalulintas atau pengalihan arus di Jalur Nasional Pejagan-Purwokerto karena adanya perbaikan jalan.
Kekhawatiran pengguna jalan dirasakan saat pengendara saat melintasi jembatan tersebut, karena besi penyangga jembatan yang sudah menempel debit air sungai. Kondisi saat ini, jembatan tersebut telah ditambal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng melalui instansi terkait.
BACA JUGA: Jembatan Penghubung Dua Desa di Brebes Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
BACA JUGA: Tarhim di Bojong Tegal, Sekda Beberkan Anggaran Rp12,9 Miliar untuk Infrastruktur Jalan dan Jembatan
"Kami menginformasikan bahwa saat ini Jembatan Sitanggal mengalami kerusakan berupa patah pada plat lantai jembatan. Demi keamanan dan keselamatan bersama, tim BPJ Wilayah Tegal sedang melakukan langkah penanganan darurat di lokasi," tulis DPUPR Jateng dalam akun media sosialnya, Selasa 10 Maret 2026.
Pihaknya memberikan imbauan bagi pengguna jalan:
- Kurangi Kecepatan: Tetap waspada saat melintasi area jembatan.
- Kendaraan Berat: Mohon untuk mencari rute alternatif guna mengurangi beban pada struktur jembatan.
- Patuhi Rambu: Ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran lalu lintas.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan Anda. Kami berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," tambahnya.
BACA JUGA: TNI Bangun Jembatan Bailey dan Armco untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang Pulosari Pemalang
Sekretaris Desa Sitanggal Mokh. Khamim menyebut jika jembatan yang amblas itu terjadi sejak satu bulan yang lalu.
"Amblas satu bulan yang lalu, dampak pengalihan jalur dari jalur selatan ke jalur tengah," jelasnya.
"Karena tidak kuat menopang beban kendaraan besar yang lewat, gak cuman gede tapi gwede gwede nemen, muatannya gak umum," dia menambahkan.
Dia juga menegaskan, kalau ruas tersebut sering kali dijadikan akses para pemudik untuk pulang kampung. Menurutnya, jembatan tersebut diperkirakan bakal ambruk jika dilalui beberapa truk besar.