"Kita akan bangun 180 Megawatt MBT untuk mendukung ekonomi hijau, buat KITB full energi baru terbarukan dengan sumber energi yang komplit," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama KITB Anak Agung Putu Ngurah Wirawan mengapresiasi PT JPEN yang akan menjadi mitra dalam membangun KITB. Sesuai dengan roadmap yang ditentukan, KITB tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan dari sewa lahan tetapi harus bisa menghasilkan dalam jangka panjang dari berbagai sumber. Salah satunya adalah energi.
"Kehadiran JPEN ini melengkapi kami. Apalagi sudah ada rencana dari pemerintah pusat yang akan memanfaatkan danau sebagai panel surya untuk sumber energi," jelasnya.
BACA JUGA: 36 Rumah untuk Warga Terdampak Tanah Gerak di Banjarnegara Diserahkan Gubernur Jateng
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem Bayangi Mudik Lebaran 2026, BMKG dan Gubernur Jateng Imbau Masyarakat Waspada
Konsep reliability listrik yang ditawarkan oleh PT JPEN juga sangat mendukung rencana KITB ke depan. Terutama rencana masuknya investasi data center ke kawasan tersebut yang membutuhkan kehandalan energi listrik.
"MoU ini langkah awal agar kami bisa meningkatkan kerja sama investasi," ungkap Ngurah Wirawan.