Sidaharja Tegal Dikepung Banjir Sepekan, DPRD Desak Penanganan Serius

Selasa 17-02-2026,10:00 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Adi Mulyadi

Selain sungai, persoalan drainase juga menjadi sorotan. Ruas Jalan Peleman–Jatibogor diduga memiliki saluran yang tersumbat sehingga air tidak mengalir lancar. 

BACA JUGA:Bencana Tanah Bergerak Padasari Tegal Meluas: 900 Rumah Terdampak, 2.546 Jiwa Terpaksa Mengungsi

BACA JUGA:Jalur Pantura Tegal-Pemalang Lumpuh Terendam Banjir, Puluhan Kendaraan Mogok di Warureja

Ditambah lagi kondisi Jalan Sidaharja–Jatibogor yang sudah lama rusak berat dan semakin parah setelah diterjang banjir.

Di tengah genangan yang masih setinggi lutut hingga dada orang dewasa di beberapa titik, Bakhrun bersama warga turun langsung membagikan lebih dari 1.200 nasi bungkus kepada korban terdampak. 

Dengan perahu kecil, ia menyusuri gang-gang sempit yang berubah menjadi “sungai dadakan”.

Aktivitas Warga Lumpuh Total

Nursidik, salah satu warga Sidaharja, mengaku banjir kali ini paling parah yang ia rasakan.

BACA JUGA:Jembatan di Tegal Putus dan Ratusan Rumah di Jatimulya Terendam, Buntut Banjir Luapan Sungai Cenang

BACA JUGA:Pengamanan Lokasi Bencana Desa Padasari Tegal Diintensifkan Siang Malam

“Hampir merata, Mas. Satu desa kena semua. Alhamdulillah kemarin dapat nasi bungkus. Pak Bakhrun sampai pakai perahu ke rumah-rumah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ngadio. Menurutnya, banjir membuat aktivitas warga lumpuh total. Warung tutup, petani tak bisa ke sawah, dan jalanan utama tak bisa dilalui.

“Untung anak-anak sekolah sedang libur. Kalau tidak, pasti tambah repot,” ucapnya. “Terima kasih sudah mau berbasah-basahan membantu warga.”

Tak hanya rumah, puluhan hektare tanaman padi dan melati ikut terendam. Petani hanya bisa berharap genangan segera surut agar tanaman tidak gagal panen. 

BACA JUGA:Luas Lahan 12 Hektare, Relokasi Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal Disiapkan di Desa Capar

BACA JUGA:Update Bencana Tanah Bergerak Desa Kajen Tegal: 54 Rumah Rusak, Patroli Diperketat

Bagi sebagian warga, sawah dan kebun melati adalah satu-satunya sumber penghidupan.

Kategori :