Sementara itu, dalam tinjauannya, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin menegaskan, Program Spelling merupakan turunan dari amanat Asta Cita Presiden, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas.
BACA JUGA:Garansi Tidak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan, Gubernur Jateng Justru Beri Diskon 5 Persen
BACA JUGA:Pemprov Jateng Gelar 308 Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Ini Tujuannya
Namun, di Jawa Tengah, layanan tersebut ditingkatkan dengan menghadirkan dokter spesialis, agar penyakit berisiko bisa ditangani lebih cepat.
“Saya berterima kasih kepada rumah sakit milik Pemprov Jateng, yang telah menghadirkan dokter spesialis lebih dekat ke masyarakat. Ini penting agar deteksi dini penyakit berbahaya bisa dilakukan,” ujar Gus Yasin.
Kehadiran Psikolog Dibutuhkan
Secara khusus, wagub menyoroti kehadiran psikolog yang kini sangat dibutuhkan para pelajar. Menurutnya, beban mental yang dihadapi anak muda zaman sekarang, memerlukan cara penyikapan yang tepat agar tidak berujung pada tindakan fatal.
“Mindset-nya harus diubah, periksa ke psikolog itu bukan berarti ada gangguan jiwa, tetapi mencari solusi. Kita tidak ingin ada gangguan kejiwaan, yang sampai menimbulkan risiko bunuh diri atau kekerasan. Itulah mengapa pendampingan ini sangat krusial,” tegasnya.